SulutZone.com - Platform kecerdasan buatan (AI) telah menjadi fokus utama perhatian dalam dunia teknologi, dengan berbagai upaya yang dilakukan oleh perusahaan-perusahaan terkemuka untuk meningkatkan daya tarik dan pendapatan mereka.
Dilansir dari laman decrypt.co pada hari Senin, (01/04/2024), OpenAI dan Perplexity AI mengumumkan langkah-langkah baru untuk memperluas jangkauan pengguna mereka dengan pendekatan yang berbeda.
OpenAI, pengembang ChatGPT, mengumumkan bahwa mereka akan membuka akses ke GPT-3.5 tanpa memerlukan pendaftaran atau login.
“Ada banyak manfaat membuat akun, termasuk kemampuan untuk menyimpan dan meninjau riwayat obrolan Anda, berbagi obrolan, dan membuka fitur tambahan seperti percakapan suara dan instruksi khusus,” kata OpenAI.
Langkah ini diharapkan untuk menurunkan hambatan akses bagi pengguna yang penasaran dengan kemampuan teknologi AI tersebut.
Meskipun demikian, OpenAI menegaskan bahwa pengguna tanpa akun akan memiliki batasan perlindungan tambahan, seperti perintah pemblokiran dan "generasi dalam kategori yang lebih luas".
Meskipun demikian, pengguna tetap dapat memanfaatkan kecerdasan buatan tersebut tanpa harus membuat akun, dengan OpenAI menyatakan bahwa permintaan pengguna tanpa akun masih dapat digunakan untuk melatih model AI mereka.
Di sisi lain, Perplexity AI memperkenalkan iklan ke platform mereka sebagai upaya untuk meningkatkan pendapatan.
Meskipun platform ini sebelumnya telah tersedia tanpa memerlukan akun, penambahan iklan diharapkan dapat memperluas sumber pendapatan perusahaan.
“Kami sedang menjajaki opsi periklanan potensial di dalam Perplexity, namun kami hanya akan menggabungkannya dengan cara yang tetap menjanjikan jawaban yang tidak memihak,” kata kepala bisnis Perplexity AI Dmitry Shevelenko
Namun, Perplexity AI menegaskan bahwa iklan yang ditampilkan tidak akan memengaruhi integritas jawaban yang diberikan oleh platform, dengan memastikan bahwa iklan tidak akan muncul sebelum pengguna mendapatkan respons dan tidak akan memengaruhi pertanyaan yang diajukan.
Meskipun demikian, langkah Perplexity AI untuk menambahkan iklan menggarisbawahi pergeseran dalam strategi pendapatan perusahaan teknologi ke arah pengiklanan.
Baca Juga: Paus Fransiskus: Kebangkitan Kristus Merayakan Transformasi Hidup
Dmitry Shevelenko, kepala bisnis Perplexity AI, menyatakan bahwa perusahaan mereka akan menjaga integritas jawaban yang diberikan oleh platform, sementara tetap mencari cara-cara inovatif untuk memperluas sumber pendapatan mereka.
Artikel Terkait
Siaran Pers: PGE Area Lahendong Salurkan Bantuan untuk Korban Terdampak Bencana Erupsi Gunung Ruang
Menlu Singapura Bertemu Menhan Prabowo
Persiapan Halal Bihalal HPI Jakarta, Simbol Persaudaraan Antar Pramuwisata Di Kota Metropolitan
KTD Ucapkan Selamat Kepada Peserta Pelatihan Pramuwisata Muda Jakarta Terpilih
Coach Shin Tae Yong dan Erick Thohir Sepakat Melanjutkan Kerja Sama untuk Timnas Indonesia
Berbenah! RPKT Renovasi Seluruh Aset yang Ada
Opsnal Narkoba Polresta Jayapura Kota Ringkus Seorang Perempuan Penjual Sabu
Hendak Kiriman 10 kg Emas ke Surabaya, 3 Orang Ditangkap
Breaking News: Meter Listrik di BTPN Tomohon Terbakar
Berhasil Jaga kamtibmas di Jawa Tengah, Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi Jadi Sosok Kebanggaan Kaum Buruh