Bharada E masih dengan rasa takutnya, karena saat itu dirinya juga berada di Magelang.
Baca Juga: Benarkah Bharada E Telah Berkata Jujur? ini Kata Kamaruddin Simanjuntak
"Dalam hati saya, ini betulkah, tidakkah?. Lalu FS mengatakan kurang ajar anak itu, sudah tidak menghargai saya. Dia sudah menghina harkat dan martabat saya. " ucap Bharada E di video persidangan yang diunggah di TikTok.
Dikatakan Bharada E, Ferdy Sambo saat itu berbicara emosi,sambil menangis, matanya merah.
"Memang harus dikasih mati anak itu, Dia (FS) bilang begitu ke saya Yang Mulia " kata Bharada E.
Baca Juga: Orang Tua Richard Eliezer Tampil di Publik, Awal Kisah Bharada E Berani Jujur Diungkap
Bharada E mengungkapkan, Ferdy Sambo mengatakan agar nantinya Bharada E yang akan menembak Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat.
"Dia dekat begini, nanti kau yang tembak Yosua ya. Karena kalo kamu yang tembak Yosua (Brigadir J), aku yang akan jaga kamu," tuturnya.
"Karena kalo saya yang menembak, tidak ada yang akan menjaga kita," ungkapnya lagi.
Baca Juga: Sebelum Menembak Brigadir J, Bharada E: Tuhan, Ubah Pikiran Pak Ferdy Sambo
"Begini Chad, skenarionya, di 46 (istilah untuk lokasi Duren Tiga), ibu dilecehkan Yosua, ibu teriak, kamu dengar kamu respon, Yosua ketahuan, Yosua tembak kamu, kamu tembak balik Yosua, Yosua yang mati. Dia (FS) jelaskan begitu yang mulia," ucapnya.
Bharada E mengakui dirinya saat itu dalam posisi tertekan dan takut usai mendengar skenario tersebut.
"FS mengatakan, kamu tenang aja, kamu aman. Posisinya kamu bela ibu. Kedua, kamu bela diri karena kamu ditembak duluan Chad," tuturnya.
Baca Juga: Bharada E : Yosua Terjatuh, Ferdy Sambo Kokang Senjata dan Tembak Brigadir J
Saat membicarakan skenario itu, Bharada E mengatakan, Ferdy Sambo sempat berbicara dengan Putri Candrawathi.