SULUTZONE - Persidangan perkara pembunuhan Brigadir J sangat menyita perhatian publik.
Dalam peristiwa pembunuhan Brigadir J ini, Ferdy Sambo dan istrinya Putri Candrawathi menjadi terdakwa.
Dalam kesempatan di persidangan,Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi telah menyampaikan permintaan maaf kepada keluarga Brigadir J beberapa waktu lalu.
Namun yang menarik, kali ini Ferdy Sambo langsung menyampaikan permintaan maaf kepada beberapa mantan ajudannya.
Dirinya bahkan mengungkapkan bahwa dia sudah menganggap para ajudannya tersebut sebagai anak sendiri.
Para mantan ajudan Ferdy Sambo hadir sebagai saksi dalam persidangan terdakwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Mereka memberikan kesaksian terkait kasus pembunuhan Brigadir J.
Baca Juga: Konten Video Pornografi Kebaya Merah Dijual 750 Ribu Rupiah, Simak Penjelasannya
Dalam suatu kesempatan, Ferdy Sambo menyampaikan permohonan maaf kepada para ajudannya, yakni Adzan Romer, Daden Miftahul Haq, Prayogi Iktara Wikaton, dan Farhan Sabilah atas peristiwa yang telah terjadi di rumah dinasnya Komplek Polri Duren Tiga.
"Saya ingin sampaikan permohonan maaf kepada mereka. Karena saya sudah menganggap mereka sebagai anak-anak saya," ujar Sambo di PN Jaksel. Selasa, 8 November 2022.
Selain permintaan maaf kepada ajudannya, Sambo secara khusus juga menyampaikan maafnya kepada Prayogi lantaran harus membatalkan acara pernikahannya
Baca Juga: Mantan Ajudan Ferdy Sambo Ungkap Peristiwa Dua Hari Sebelum Brigadir J Dibunuh
"Karena ada peristiwa ini mereka harus diproses dan bahkan si Yogi harus membatalkan pernikahan," ucap Sambo.