SULUTZONE - Sidang Bharada E dalam kasus pembunuhan Brigadir J atau Nofriansyah akan dilanjutkan.
Kasus pembunuhan Brigadir J ini menyeret mantan Kadiv Propam Ferdy Sambo hingga anak buahnya yaitu Bharada E.
Pihak LPSK meminta pertimbangan kepada majelis hakim untuk persidangan Bharada E,RR dan Kuat Maaruf tidak digabung.
Baca Juga: Jelang Natal dan Tahun Baru, Tiket Kereta Api Mulai Dijual
Sidang lanjutan kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat dengan terdakwa Bharada E atau Richard Eliezer akan digabungkan dengan Bripka Ricky Rizal atau RR dan Kuat Maaruf.
Terkait wacana tersebut, Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) mengirimkan surat kepada majelis hakim untuk mempertimbangkan penggabungan itu.
Wakil Ketua LPSK, Susilaningtias mengatakan pertimbangan ini bukan tanpa alasan. Menurut dia, dalam kasus ini posisi Terdakwa Bharada E juga sebagai justice collaborator.
Baca Juga: Kisah Rina Marlina, Sempat Dikucilkan Karena Ukuran Tubuh Kecil, Kini Catat Prestasi Besar
"Kami berkirim surat kepada majelis hakim untuk mempertimbangkan supaya tidak digabung mengingat posisi Richard Eliezer selaku justice collaborator," ungkap Susi kepada wartawan, Minggu, 6 November 2022.
Susi berharap majelis hakim tidak menggabungkan dan mempertemukan secara langsung Bharada E dengan Kuat Maaruf dan Ricky Rizal. Tapi apabila memang tetap digabung, LPSK siap melindungi Eliezer, baik secara fisik maupun mental.
"Intinya kami berharap untuk tidak digabung, tapi kan memang majelis hakim yang menentukan dan memimpin jalannya persidangan. Meskipun ini digabung, LPSK selalu siap untuk melindungi Bharada E, baik secara fisik maupun menyiapkan mentalnya," tuturnya.
Baca Juga: Migrasi Ke Siaran Digital, DPR Desak Pemerintah Siapkan Set Top Box Gratis Untuk Masyarakat
Susi juga menjelaskan, LPSK juga telah menyiapkan personil untuk mengawal kasus Eliezer besok. Namun, Susi tidak memerinci jumlah personilnya karena bersifat rahasia.
"Kami tidak bisa sampaikan berapa orang karena rahasia, tapi kami sudah siapkan personil dengan kemampuan dan jumlah yang cukup untuk melindungi Richard," kata dia.(***