Sulutzone - Suku anggrek atau Orchidaceae merupakan tumbuhan berbunga dengan anggota jenis terbanyak.
Anggrek jenisnya tersebar luas dari daerah tropika basah hingga wilayah sirkumpolar, meskipun sebagian besar anggotanya ditemukan di daerah tropika.
Anggrek sendiri banyak dijadikan sebagai tanaman hias, khususnya perempuan.
Baca Juga: Nyangkut di Becek, Artis Fely Teriak! Takut Jatuh
Anggrek Hantu namanya atau dalam bahasa ilmiah Epipogium roseum. Anggrek cantik yang tumbuh teresterial di atas permukaan tanah ini sepertinya lebih cocok di sebut angrek peri jika melihat bunga berwarna putih atau merah muda yang tumbuh di bawah tegakan hutan.
Dilansir dari Instagram btn_tambora, salah satu jenis anggrek yang di jumpai mulai dari Afrika hingga Kepulauan Pasifik.
Epipogium roseum, yang merupakan tumbuhan anggrek mikotrofik teresterial, yang tidak memiliki daun yang memiliki rimpang bawah tanah berdaging dan batang berbunga kuning kusam yang berdaging, berongga, dan tinggi 200–600 mm.
Disebutkan pula biasanya bunga anggrek tersebut akan mekar setelah hujan lebat pertama.
Adapun terdiri dari 2 hingga 16 buah bunga berwarna krem, putih, hingga merah muda.
Selain itu anggrek ini ternyata dapat di jumpai di hutan Tambora. Biasanya tumbuh di lantai hutan pada ketinggian 500 mdpl Hingga 1500 mdpl.
Baca Juga: Berbahagialah Jika Garis Tangan Kamu Seperti ini: Skill yang Baik akan membuatmu Sukses Bekerja
Namun tak mudah untuk menjumpainya. Hal ini karena bunga akan muncul pada kondisi tertentu saja.
Selain tidak memiliki daun, anggrek ini juga sering tersamarkan karena tidak nampak seperti anggrek pada umumnya.