Dalam kesempatan yang sama, Stella memberi contoh tentang keberadaan artificial intelligence (AI) dalam bidang teknologi.
"Sebenarnya, melihat keadaan sekarang dalam beberapa bidang kita (manusia) sudah kalah (dengan teknologi)," tuturnya.
Wamen Dikti RI itu menyebut salah satunya tentang AI yang memiliki kemampuan lebih ketimbang manusia dalam hal memori atau ingatan.
"Misalnya, kalau kita lihat tentang memori atau ingatan tentu saja AI dan teknologi jauh lebih ingat daripada manusia yang sering lupa," tuturnya.
2. Tabungan Pengetahuan Manusia Terbatas
Stella menjelaskan manusia memiliki kemampuan terbatas dalam mengumpulkan pengetahuannya dalam berbagai bidang kehidupan.
Sementara teknologi yang kini telah berkembang pesat, mampu 'menabung' pengetahuan manusia itu untuk memudahkan mereka melihat kembali hal-hal yang sebelumnya telah terjadi.
"Kita lihat 'tabungan' pengetahuan atau repository knowledge," ujar Stella.