nasional

Menparekraf Sandiaga Menghadiri Upacara Pembukaan World Water Forum ke-10

Kamis, 23 Mei 2024 | 12:59 WIB
Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno bersama dengan Presiden Joko Widodo serta Menteri Kabinet Indonesia Maju dalam acara Opening Ceremony World Water Forum ke-10, Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana, Bali, (19/5/2024). (redaksi bersama world Water Forum)


SulutZone.com -
 Bali menjadi tuan rumah bagi forum internasional, World Water Forum ke-10. Forum ini bukan hanya menjadi ajang untuk berdiskusi dan berbagi pengetahuan serta praktek pengelolaan dan pengembangan sumber daya air, tetapi juga menjadi panggung bagi Indonesia untuk menunjukkan dan mempromosikan kekayaan budaya dan pariwisata, serta ekonomi kreatifnya.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, menyampaikan apresiasinya terhadap keberhasilan acara tersebut.

"Kita baru saja menyaksikan gala dinner dari World Water Forum. Luar biasa sekali kita lihat penampilan pelaku ekonomi kreatif yang menampilkan keunggulan Indonesia dari subsektor musik, seni pertunjukan, juga budaya serta tentunya kuliner kita." Kata Sandi.

Baca Juga: Potensi Kedatangan Pemain Naturalisasi Baru untuk Timnas Indonesia: Calvin Verdonk dan Jens Raven

Acara tersebut dihadiri oleh para kepala negara dan delegasi dari berbagai penjuru dunia, yang sangat menikmati beragam sajian yang disajikan, termasuk pertunjukan khas nusantara dan hidangan tradisional.

Presiden Joko Widodo, yang juga turut hadir dalam acara tersebut, tampak memakai kemeja lengan panjang warna cokelat dengan bahan tenun Sintang khas Kalimantan Barat.

Selama acara berlangsung, para tamu dihibur dengan berbagai tarian yang menarik, mulai dari tarian khas Bali sebagai pembuka, tari Sumbawa, dan Melayu.

Baca Juga: Kesiapan Timnas Indonesia di Piala AFF 2024: Tantangan dan Ambisi Erick Thohir

Kawasan Garuda Wisnu Kencana, tempat acara malam tersebut diadakan, juga tampak indah dengan penataan lampu dan layar LED yang menampilkan air sebagai elemen utama, dengan tema "Air untuk Kesejahteraan Bersama".

Air digambarkan sebagai simbol yang memiliki kekuatan dalam mendorong perubahan, ketenangan, kekuatan, dan sumber kehidupan. Semua ini terwujud dalam konfigurasi tari tradisi kontemporer, modern, dan akrobat kolosal yang berpadu dengan visual pada tebing dan lantai.

Semuanya mereprentasikan semangat dari World Water Forum. Menu yang disajikan di acara tersebut pun tidak kalah menarik.

Baca Juga: Direktorat Jenderal Bea Cukai Sulut, Musnakan Hasil Penindakan Kepabeanan dan Cukai

Dari hidangan pembuka hingga makanan penutup, semua menunjukkan cita rasa khas Indonesia, seperti pepes kembang tahu, kerang panggang, soto kudus, steak belancang, garang asem, buntil daun pepaya, klappertaart, dan buah segar.

Acara makan malam tersebut juga dimeriahkan oleh penampilan dari beberapa artis terkenal, seperti Reza Rahadian, Teddy Adhitya, Tompi, Mawar de Jongh, Albert Fakdawer, GAC, RAN, dan Bulan Sutena.

Mereka membawakan berbagai lagu yang membuat para tamu begitu terhibur. Menparekraf Sandiaga berharap, penyelenggaraan event internasional seperti ini dapat menjadi sarana promosi yang efektif untuk sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia.

Halaman:

Tags

Terkini

Presiden Prabowo Dikabarkan Kunjungi Sulut

Jumat, 8 Mei 2026 | 09:38 WIB