nasional

Keterlibatan Pejabat Tinggi dalam Kasus Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi

Rabu, 15 Mei 2024 | 21:25 WIB
Kabag Umum Direktorat Jenderal Tanaman Pangan mengungkapakan fakta mengejutkan dalam sidang SYL (Ist)

NASIONAL, SULUT ZONE -- Sebuah kasus kontroversial kembali menggemparkan publik, kali ini melibatkan pejabat tinggi dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

Kepala Bagian Umum Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Edi Eko Sasmito, mengungkapkan fakta mengejutkan terkait permintaan uang sebesar Rp105 juta yang diduga digunakan untuk pembelian keris emas.

Pengakuan ini terungkap dalam sidang lanjutan kasus dugaan pemerasan dan penerimaan gratifikasi eks Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, di Pengadilan Tipikor Jakarta pada Rabu (15/5).

Baca Juga: Skandal Penambangan Ilegal Bijih Emas di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat

Pertanyaan tajam dari tim jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan detail transaksi yang mencengangkan.

Jaksa KPK menanyakan secara langsung kepada Edi terkait pembayaran keris nomor 23 sebesar Rp105 juta.

Edi dengan jelas menjelaskan bahwa permintaan tersebut berasal dari Pak Arief Sopian, yang pada saat itu menjabat sebagai Koordinator Substansi Rumah Tangga Kementan.

Baca Juga: Kontroversi Pajak Peti Jenazah: Cerita Viral di Media Sosial

Tidak hanya pembelian keris emas, namun juga terdapat permintaan untuk khitanan, bunga, dan kebutuhan operasional untuk SYL selaku menteri pertanian pada masa itu.

Pertanyaan-pertanyaan tajam dari jaksa terus menggali informasi terperinci terkait transaksi yang dilakukan.

Edi menjelaskan bahwa uang untuk kebutuhan tersebut diserahkan secara langsung kepada Arief.

Baca Juga: Kementerian ATR/BPN Meluncurkan Program Pelayanan Tanah Akhir Pekan 

Transparansi dalam menjelaskan proses pembayaran tersebut menjadi sorotan utama dalam sidang tersebut.

Jaksa KPK terus meminta klarifikasi terkait apakah pembayaran tersebut hanya dalam bentuk uang atau terdapat barang atau jasa lain yang disertakan.

Halaman:

Tags

Terkini

Presiden Prabowo Dikabarkan Kunjungi Sulut

Jumat, 8 Mei 2026 | 09:38 WIB