Selain itu, konten dan aktivasi gim "Lokapala" juga akan dihadirkan, dan produk-produk UMKM pilihan dan berkualitas akan dipamerkan dan dijual melalui planogram.
Acara Fair and Expo sendiri akan dibuka pada 20 Mei 2024 di Nusa Dua Hall BNDCC, dengan lokasi yang tersebar di area BNDCC, Baruna Disaster Shelter di Kuta, dan Bali Collection di Nusa Dua.
Setelah rangkaian kegiatan World Water Forum ke-10 selesai, para peserta juga akan diajak dalam field trip untuk menikmati keindahan Bali, seperti mengunjungi Museum Air di Tabanan, Jatiluwih UNESCO World Heritage Site, Danau Batur Kintamani, dan Cultural Village Ubud.
Baca Juga: Timnas Indonesia U-23 Tertinggal 0-1 dari Guinea dalam Playoff Olimpiade 2024
Dengan adanya pameran seni dan budaya serta keindahan alam Bali yang ditampilkan di sela-sela forum utama, Indonesia berharap dapat memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi para delegasi dan peserta World Water Forum ke-10.
Selain itu, hal ini juga akan menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk mempromosikan dan memperkenalkan keindahan budaya dan pariwisata negara kepada dunia.
Dengan persiapan yang matang dan keragaman acara yang ditawarkan, World Water Forum ke-10 di Bali diharapkan akan menjadi momentum yang berharga untuk membangun kesadaran global akan pentingnya pengelolaan air yang berkelanjutan dan menginspirasi tindakan nyata menuju masa depan yang lebih baik.