Mensos Ajukan Tambahan Anggaran Rp12 Triliun ke DPR, Salah Satunya untuk Program Makan Lansia

photo author
admin, Sulut Zone
- Kamis, 4 September 2025 | 17:24 WIB
Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf (tengah) mengajukan tambahan anggaran Rp12 triliun ke DPR termasuk untuk program lansia. (kemensos.go.id)
Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf (tengah) mengajukan tambahan anggaran Rp12 triliun ke DPR termasuk untuk program lansia. (kemensos.go.id)

Sulutzone.com - Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp12 triliun kepada DPR RI untuk tahun 2026.

Jika permintaan tersebut disetujui, total pagu anggaran Kementerian Sosial akan meningkat dari Rp80 triliun lebih menjadi sekitar Rp92 triliun.

"Pagu anggaran kita sekitar Rp80 triliun lebih, 2026," kata Gus Ipul usai rapat tertutup dengan Komisi VIII DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu 3 September 2025.

Dalam pemaparan program prioritas, Gus Ipul menekankan tiga fokus utama penggunaan anggaran.

Pertama, pemutakhiran data kesejahteraan sosial yang kini dikelola oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Kedua, dukungan terhadap program Sekolah Rakyat.

Ketiga, penyaluran bantuan sosial (bansos) yang lebih tepat sasaran.

"Target kita lebih dari 300 ribu lah kalau bisa setiap tahun keluarga penerima manfaat yang naik kelas," ucap pria yang akrab disapa Gus Ipul itu.

"Itu tiga program, konsolidasi data, untuk bansos tepat sasaran dan sekaligus untuk sekolah rakyat," jelasnya.

Lebih lanjut, Gus Ipul memaparkan alokasi tambahan Rp12 triliun yang diusulkan.

Menurutnya, dana tambahan tersebut dibutuhkan untuk menutup kebutuhan sejumlah program yang belum terakomodasi dalam pagu awal.

"Kita masih nambah minta usulan tambahan karena masih ada beberapa yang belum terakomodasi. Misalnya tentang bansos adaptif untuk keperluan bencana," ujar Gus Ipul.

Ia juga menyoroti keberlanjutan program bantuan makanan gratis untuk lansia terlantar berusia di atas 75 tahun.

Program yang sudah berjalan sejak 2025 ini menyasar lebih dari 100 ribu penerima manfaat, dengan pemberian makan pagi dan siang setiap hari.

"Kemudian kita juga tadi menyampaikan yang program kita permakanan untuk lansia terlantar, di atas usia 75 tahun yang jumlahnya lebih dari 100 ribu," kata mantan Wali Kota Pasuruan itu.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Tria Anggreina Kawulusan

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Presiden Prabowo Dikabarkan Kunjungi Sulut

Jumat, 8 Mei 2026 | 09:38 WIB
X