SulutZone.com - Bali menjadi tuan rumah bagi forum internasional, World Water Forum ke-10. Forum ini bukan hanya menjadi ajang untuk berdiskusi dan berbagi pengetahuan serta praktek pengelolaan dan pengembangan sumber daya air, tetapi juga menjadi panggung bagi Indonesia untuk menunjukkan dan mempromosikan kekayaan budaya dan pariwisata, serta ekonomi kreatifnya.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, menyampaikan apresiasinya terhadap keberhasilan acara tersebut.
"Kita baru saja menyaksikan gala dinner dari World Water Forum. Luar biasa sekali kita lihat penampilan pelaku ekonomi kreatif yang menampilkan keunggulan Indonesia dari subsektor musik, seni pertunjukan, juga budaya serta tentunya kuliner kita." Kata Sandi.
Baca Juga: Potensi Kedatangan Pemain Naturalisasi Baru untuk Timnas Indonesia: Calvin Verdonk dan Jens Raven
Acara tersebut dihadiri oleh para kepala negara dan delegasi dari berbagai penjuru dunia, yang sangat menikmati beragam sajian yang disajikan, termasuk pertunjukan khas nusantara dan hidangan tradisional.
Presiden Joko Widodo, yang juga turut hadir dalam acara tersebut, tampak memakai kemeja lengan panjang warna cokelat dengan bahan tenun Sintang khas Kalimantan Barat.
Selama acara berlangsung, para tamu dihibur dengan berbagai tarian yang menarik, mulai dari tarian khas Bali sebagai pembuka, tari Sumbawa, dan Melayu.
Baca Juga: Kesiapan Timnas Indonesia di Piala AFF 2024: Tantangan dan Ambisi Erick Thohir
Kawasan Garuda Wisnu Kencana, tempat acara malam tersebut diadakan, juga tampak indah dengan penataan lampu dan layar LED yang menampilkan air sebagai elemen utama, dengan tema "Air untuk Kesejahteraan Bersama".
Air digambarkan sebagai simbol yang memiliki kekuatan dalam mendorong perubahan, ketenangan, kekuatan, dan sumber kehidupan. Semua ini terwujud dalam konfigurasi tari tradisi kontemporer, modern, dan akrobat kolosal yang berpadu dengan visual pada tebing dan lantai.
Semuanya mereprentasikan semangat dari World Water Forum. Menu yang disajikan di acara tersebut pun tidak kalah menarik.
Baca Juga: Direktorat Jenderal Bea Cukai Sulut, Musnakan Hasil Penindakan Kepabeanan dan Cukai
Dari hidangan pembuka hingga makanan penutup, semua menunjukkan cita rasa khas Indonesia, seperti pepes kembang tahu, kerang panggang, soto kudus, steak belancang, garang asem, buntil daun pepaya, klappertaart, dan buah segar.
Acara makan malam tersebut juga dimeriahkan oleh penampilan dari beberapa artis terkenal, seperti Reza Rahadian, Teddy Adhitya, Tompi, Mawar de Jongh, Albert Fakdawer, GAC, RAN, dan Bulan Sutena.
Mereka membawakan berbagai lagu yang membuat para tamu begitu terhibur. Menparekraf Sandiaga berharap, penyelenggaraan event internasional seperti ini dapat menjadi sarana promosi yang efektif untuk sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia.
Artikel Terkait
Simak Bentuk Wonderful Indonesia Corner Dari Kemenparkraf
Menparekraf Mengungkap Keuntungan Berinvestasi di Indonesia pada AIM Congress 2024
Insan Parekraf Siap Menyajikan Pengalaman Wisata Berkualitas pada World Water Forum 2024
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono Berharap World Water Forum ke-10 Berjalan Lancar
World Water Forum ke-10: Momentum untuk Mendorong Pengelolaan Air yang Adil dan Merata
Kementerian ATR/BPN Meluncurkan Program Pelayanan Tanah Akhir Pekan
Kontroversi Pajak Peti Jenazah: Cerita Viral di Media Sosial
Skandal Penambangan Ilegal Bijih Emas di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat
Keterlibatan Pejabat Tinggi dalam Kasus Dugaan Pemerasan dan Gratifikasi
Komitmen Pemerintah dan DPR dalam Pembahasan Revisi UU Penyiaran