NASIONAL, SULUT ZONE -- Sebuah kasus kontroversial kembali menggemparkan publik, kali ini melibatkan pejabat tinggi dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia.
Kepala Bagian Umum Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, Edi Eko Sasmito, mengungkapkan fakta mengejutkan terkait permintaan uang sebesar Rp105 juta yang diduga digunakan untuk pembelian keris emas.
Pengakuan ini terungkap dalam sidang lanjutan kasus dugaan pemerasan dan penerimaan gratifikasi eks Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, di Pengadilan Tipikor Jakarta pada Rabu (15/5).
Baca Juga: Skandal Penambangan Ilegal Bijih Emas di Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat
Pertanyaan tajam dari tim jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan detail transaksi yang mencengangkan.
Jaksa KPK menanyakan secara langsung kepada Edi terkait pembayaran keris nomor 23 sebesar Rp105 juta.
Edi dengan jelas menjelaskan bahwa permintaan tersebut berasal dari Pak Arief Sopian, yang pada saat itu menjabat sebagai Koordinator Substansi Rumah Tangga Kementan.
Baca Juga: Kontroversi Pajak Peti Jenazah: Cerita Viral di Media Sosial
Tidak hanya pembelian keris emas, namun juga terdapat permintaan untuk khitanan, bunga, dan kebutuhan operasional untuk SYL selaku menteri pertanian pada masa itu.
Pertanyaan-pertanyaan tajam dari jaksa terus menggali informasi terperinci terkait transaksi yang dilakukan.
Edi menjelaskan bahwa uang untuk kebutuhan tersebut diserahkan secara langsung kepada Arief.
Baca Juga: Kementerian ATR/BPN Meluncurkan Program Pelayanan Tanah Akhir Pekan
Transparansi dalam menjelaskan proses pembayaran tersebut menjadi sorotan utama dalam sidang tersebut.
Jaksa KPK terus meminta klarifikasi terkait apakah pembayaran tersebut hanya dalam bentuk uang atau terdapat barang atau jasa lain yang disertakan.
Artikel Terkait
Pilkada 2024 : Wenny Lumentut Siapkan 40.000 Dukungan untuk Hadapi Verifikasi Faktual
Transaksi Terbanyak, 5 Perusahaan Ini Raih Penghargaan dari BSG
Pilkada 2024 : HBL Perkasa di Pemilu, Elly Lasut Tiarap di Jalur Independen
CS-WL Dua Sahabat yang Kini Berbeda Jalan di Pilkada 2024
Film VINA : Ungkap Kasus yang Tak Diselesaikan Polisi Sejak 2016, Netizen Geram
Elly Lasut "Bongkar" KSSM dari Pusat? Conny Rumondor Katakan Ini
Shin Tae-yong: Memperpanjang Kontrak hingga 2027 dengan Target Baru
Kabar Tiket Laga Indonesia vs Irak dan Filipina: Fakta dan Bantahan
Philippe Troussier Dikabarkan Akan Menggantikan Indra Sjafri Sebagai Direktur Teknik PSSI
Shin Tae-yong Berkomitmen Belajar Bahasa Indonesia untuk Masa Depan Bersama Timnas Indonesia