Manado, Sulutzone.com – Dalam upaya memperkuat fondasi ketahanan pangan nasional dari wilayah perbatasan, Bupati Kepulauan Talaud, Welly Titah, menghadiri Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Pembangunan Pertanian dan Apel Siaga Penyuluh Pertanian se-Sulawesi Utara Tahun 2026. Acara strategis yang berlangsung di Ruang Mapalus, Kantor Gubernur Sulawesi Utara, Manado pada Kamis, (20/8/2026), ini menjadi momentum penting bagi Pemkab Talaud untuk menyelaraskan program pertanian daerah dengan kebijakan provinsi dan pusat.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara ini dibuka langsung oleh Gubernur Sulut, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus, S.E. Hadir pula sebagai narasumber kunci perwakilan Kementerian Pertanian RI, serta jajaran Forkopimda Sulut termasuk Kapolda, Pangdam XIII/Merdeka, dan Kejati Sulut. Kehadiran para Bupati/Walikota se-Sulawesi Utara, Kepala Dinas Pertanian, dan ribuan penyuluh pertanian menegaskan bahwa sektor agraria adalah prioritas utama dalam pembangunan daerah.
Rakerda tahun ini tidak hanya membahas target produksi, tetapi juga menekankan pada aspek koordinasi data, efektivitas pengawalan program, dan peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Gubernur Yulius Selvanus menekankan bahwa penyuluh pertanian adalah "garda terdepan" yang bersentuhan langsung dengan petani. Oleh karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan tenaga penyuluh harus terjalin erat untuk memastikan setiap bantuan dan kebijakan tepat sasaran.
"Ketahanan pangan bukan sekadar soal jumlah panen, tetapi tentang keberlanjutan, kesejahteraan petani, dan stabilitas harga. Kita butuh data yang akurat dan pendampingan yang intensif," tegas Gubernur dalam sambutannya.
"Kehadiran kami di sini adalah bukti nyata bahwa Talaud siap bergerak lebih cepat. Kami akan memastikan bahwa setiap program yang digulirkan pemerintah pusat dan provinsi dapat diimplementasikan secara efektif di lapangan, demi meningkatkan kesejahteraan petani Talaud dan berkontribusi pada stok pangan nasional," ujar Bupati Welly Titah.
Sebagai bentuk dukungan konkret, Gubernur Sulawesi Utara juga menyerahkan bantuan Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan) secara simbolis kepada para Kepala Daerah, termasuk Bupati Welly Titah. Bantuan ini diharapkan dapat mempercepat proses budidaya, mengurangi biaya operasional petani, dan meningkatkan produktivitas hasil pertanian di Bumi Porodisa.
Penguatan sektor pertanian di wilayah perbatasan seperti Kepulauan Talaud memiliki nilai strategis ganda: selain menjamin ketersediaan pangan bagi masyarakat lokal, hal ini juga mendukung stabilitas sosial-ekonomi di garis depan NKRI, sehingga mengurangi ketergantungan pada pasokan dari luar daerah.