MELONGUANE, SULUTZONE.COM – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud memberikan dukungan penuh terhadap penguatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) di wilayah perbatasan. Hal ini ditegaskan oleh Wakil Bupati Kepulauan Talaud, Anisya Gretsya Bambungan, SE, saat menghadiri peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Lingkungan Polres Kepulauan Talaud, Jumat (13/2/2026).
Pembangunan fasilitas ini merupakan bagian dari gerakan serentak di seluruh Indonesia guna mengimplementasikan program Asta Cita Presiden RI, khususnya dalam menyukseskan Program Makan Bergizi (MBG).
Dampak Positif dan "Efek Domino" Ekonomi
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Anisya Bambungan mengapresiasi langkah Polri yang proaktif membangun fasilitas SPPG di "Bumi Porodisa". Ia optimis kehadiran dapur gizi skala besar ini tidak hanya memperbaiki kesehatan anak-anak, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi lokal.
"Program ini akan memberikan efek domino bagi warga. Hasil pertanian dan peternakan petani lokal di Talaud nantinya dapat terserap sebagai bahan baku utama penyediaan makanan bergizi," ujar Anisya.
Mengejar Target di Wilayah 3T
Pembangunan SPPG di Polres Talaud menjadi krusial mengingat tantangan geografis sebagai wilayah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (3T). Berdasarkan data teknis:
Target Penerima Manfaat: 25.000 anak di seluruh Talaud.
Kapasitas Saat Ini: Baru menjangkau sekitar 6.500 anak.
Harapan: Kehadiran SPPG baru ini akan memangkas celah pelayanan gizi agar lebih merata dan berkelanjutan di beranda utara NKRI.
Sinergi Lintas Sektor
Armita Anumpitan (Koordinator SPPG Kabupaten Kepulauan Talaud)
Perwakilan unsur Forkopimda dan Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Talaud.
Dengan dimulainya pembangunan ini, komitmen lintas instansi di Talaud diharapkan mampu menciptakan generasi muda yang lebih sehat dan tangguh melalui pemenuhan gizi yang terintegrasi.