Merajut Harmoni Budaya dan Pembangunan: Pemkab Talaud Gelar Ritual Adat Marunassa Sambut HUT ke-24 dengan Khidmat

photo author
Nelson Sangadi, Sulut Zone
- Senin, 6 Juli 2026 | 14:58 WIB
Bupati Talaud, Welly Titah dan Wakil Bupati Talaud. Anisya Gretsya Bambungan, SE dalam acara Ritual Adat  Marunassa di Pamdopo Rudis Bupati (Istimewa) (Dinas Kominfo Talaud)
Bupati Talaud, Welly Titah dan Wakil Bupati Talaud. Anisya Gretsya Bambungan, SE dalam acara Ritual Adat Marunassa di Pamdopo Rudis Bupati (Istimewa) (Dinas Kominfo Talaud)

Melonguane, Sulutzone.com – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-24 Kabupaten Kepulauan Talaud, Pemerintah Daerah menggelar prosesi Ritual Adat Marunassa secara khidmat dan penuh makna. Upacara adat yang sarat nilai spiritual ini berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati pada Kamis (2/7/2026), menjadi simbol penghormatan tertinggi terhadap warisan leluhur dan identitas "Bumi Porodisa".

Ritual Marunassa, yang bermakna sebagai ungkapan syukur dan permohonan restu, dipimpin langsung oleh para tokoh adat setempat dengan disaksikan oleh Bupati Kepulauan Talaud, Welly Titah, Wakil Bupati Anisya G. Bambungan, SE, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Turut hadir Sekretaris Daerah, Ketua TP-PKK, Ketua DWP, para Pejabat Tinggi Pratama, Camat, Lurah, serta perwakilan tokoh agama dan masyarakat.

Istimewa
Istimewa (Dinas Kominfo Talaud)

Bupati Welly Titah dalam sambutannya menegaskan bahwa kemajuan fisik dan ekonomi daerah tidak boleh melepaskan diri dari akar budaya. Prosesi Marunassa bukan sekadar seremonial, melainkan fondasi spiritual bagi setiap langkah pembangunan di Talaud.

“Melalui doa dan ungkapan syukur dalam ritual ini, kita memohon penyertaan Tuhan agar Kabupaten Kepulauan Talaud senantiasa diberi kedamaian, kemajuan, dan kesejahteraan. Momentum ini mengingatkan kita bahwa pembangunan harus berjalan beriringan dengan pelestarian adat sebagai jati diri masyarakat Talaud,” ujar Bupati Welly Titah.

Ia menambahkan bahwa nilai-nilai luhur yang terkandung dalam adat—seperti kebersamaan, persatuan, dan gotong royong—adalah kekuatan utama yang akan membawa Talaud menuju visi daerah yang bermartabat, religius, maju, dan sejahtera.

Istimewa
Istimewa (Dinas Kominfo Talaud)

Suasana hening dan sakral mewarnai seluruh rangkaian acara. Para tetua adat membacakan mantra-mantra doa tradisional yang intinya memohon perlindungan bagi tanah, air, dan seluruh warga Talaud dari segala marabahaya, sekaligus meminta berkat agar hasil bumi melimpah dan pemerintahan berjalan lancar.

Kehadiran para pimpinan daerah dalam ritual ini menunjukkan komitmen kuat Pemkab Talaud untuk menghormati dan melestarikan kearifan lokal di tengah arus modernisasi. Hal ini sejalan dengan prinsip bahwa daerah yang maju adalah daerah yang tidak lupa akan asal-usulnya.

Menutup sambutannya, Bupati Welly Titah mengucapkan Dirgahayu ke-24 Kabupaten Kepulauan Talaud. Ia berharap melalui berkah dari Ritual Marunassa, daerah ini semakin diberkati, terus bertumbuh positif, dan mampu menghadirkan kehidupan yang lebih baik bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.

Istimewa
Istimewa (Dinas Kominfo Talaud)
Dengan semangat Marunassa, Pemkab Talaud mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga harmoni antara manusia, alam, dan Sang Pencipta demi keberlangsungan peradaban di ujung utara Sulawesi.

Ritual Marunassa adalah tradisi adat masyarakat Talaud yang dilakukan sebagai bentuk rasa syukur atas nikmat yang diterima dan permohonan keselamatan serta keberkahan bagi komunitas. Ritual ini melibatkan doa-doa tradisional yang dipimpin oleh tetua adat dan menjadi bagian integral dari identitas budaya masyarakat Kepulauan Talaud.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Nelson Sangadi

Sumber: Biro Talaud Sulut Zone

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X