Manado. Sulutzone.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Talaud, di bawah kepemimpinan Bupati Welly Titah, mengambil langkah strategis dengan menggandeng BPJS Ketenagakerjaan untuk mempercepat pencapaian Universal Coverage atau cakupan semesta program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek). Pertemuan tingkat tinggi ini digelar di Ruang Rapat BPJS Ketenagakerjaan Manado pada Selasa (26/5/2026), dihadiri langsung oleh Bupati Welly Titah didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Talaud.
Agenda utama pertemuan ini adalah merumuskan langkah konkret untuk memperluas perlindungan sosial bagi seluruh lapisan pekerja di Kabupaten Kepulauan Talaud, mencakup sektor formal maupun informal. Langkah ini diambil sebagai wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan dan rasa aman bagi tenaga kerja, bahkan di tengah kondisi kebutuhan efisiensi anggaran daerah saat ini.
Bupati Welly Titah menekankan bahwa perlindungan ketenagakerjaan bukan hanya kewajiban administratif, melainkan hak dasar setiap pekerja. Oleh karena itu, strategi percepatan kepesertaan harus dibarengi dengan edukasi masif kepada masyarakat.
“Kita ingin memastikan masyarakat Talaud, khususnya para pekerja, memahami betul manfaat dari program jaminan sosial ketenagakerjaan. Seringkali terjadi kerancuan antara BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan. Melalui kolaborasi ini, kami akan gencar melakukan sosialisasi agar tidak ada lagi pekerja yang terlindungi,” ujar Bupati Welly.
Pemerintah Daerah berharap, dengan pemahaman yang tepat, masyarakat akan semakin sadar akan pentingnya memiliki "payung perlindungan" saat bekerja, baik itu berupa Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Hari Tua (JHT), maupun Jaminan Pensiun (JP).
Bupati Welly Titah menyambut baik sinergi yang dibangun bersama BPJS Ketenagakerjaan. Ia optimis bahwa melalui kerja sama erat dan komitmen politik yang kuat, program perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan di Talaud dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat, termasuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta pekerja lepas.
“Kolaborasi ini adalah bukti bahwa Pemkab Talaud hadir untuk rakyat. Kami akan terus mendorong agar setiap pekerja di Bumi Porodisa merasa aman dan terlindungi, sehingga mereka dapat bekerja dengan produktivitas tinggi demi kemajuan daerah,” tambah Bupati Welly.
Pertemuan ini juga menghasilkan beberapa poin tindak lanjut, termasuk pembentukan tim gugus tugas percepatan kepesertaan di tingkat kecamatan dan pemanfaatan teknologi digital untuk memudahkan pendaftaran bagi pekerja informal.
Artikel Terkait
Prabowo Salurkan 1.098 Sapi Kurban, Anggaran Bersumber dari APBN Capai Rp100 Miliar
Bupati Ronald Kandoli Tebar Kepedulian Idul Adha, 8 Sapi Kurban untuk Masjid di Mitra
Arif Kurniawan Ajak Masyarakat Jaga Toleransi di Momentum Idul Adha
Tingkatkan Kualitas Hidup Warga, Desa Dampulis Gelar Integrasi Layanan Kesehatan Lintas Generasi
Babinsa Koramil 04/Rainis Serka Stenly Winowoda Bantu warganya dalam susun batako untuk Pembangunan Rumah
Iduladha Aman dan Khusyuk, Kapolres Talaud AKBP Arie Sulistyo Nugroho Apresiasi Sinergitas TNI-Polri di Bumi Porodisa
PLN UID Suluttenggo Sukses Jaga Keandalan Pasokan Listrik Tanpa Kedip Selama Perayaan Idul Adha 1447 H
Wabup Anisya Gretsya Bambungan Buka “Gebyar Literasi Porodisa 2026”: Jadikan Cerita Rakyat sebagai Benteng Identitas di Era Digital
Wujud Kepedulian & Toleransi, Pemkab Kepulauan Talaud Serahkan Hewan Kurban Iduladha 1447 H di Masjid An-Syuhada Beo
Wabup Anisya Gretsya Bambungan Buka Gebyar PAUD 2026: Tanamkan Nilai Budaya & Karakter Sejak Dini Lewat "Mewarnai, Melangkah, Bernyanyi