Beo, sulutzone.com - Koperasi Merah Putih (KMP) adalah program nasional yang diluncurkan Presiden Prabowo Subianto pada 19 November 2025 di Ds Bantik untuk memperkuat ekonomi rakyat, yg melibatkan ~80.000 koperasi desa/kelurahan (KDMP/KKMP) yang bertugas mengendalikan harga pangan, menyediakan kebutuhan pokok, dan bahkan layanan kesehatan dasar (apotek/klinik desa), didukung lintas kementerian untuk membangun ekosistem desa mandiri dan berdaulat secara ekonomi.
Sebagai ujung tombak TNI AD Babinsa senantiasa selalu berada ditengah masyarakat dan dapat menjadi solusi untuk pembinaan teritorial diwilayahnya, salah satunya untuk menjadi Contoh dan mempelopori usaha usaha untuk mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya.
Sebagai wujud bangun Keakraban, kepedulian dan menunggal dengan rakyat diwilayah binaan,Babinsa Koramil 1312-03/Beo,Kodim 1312/Talaud, Serka Hery Manoppo mengimplementasikan salah satu poin Delapan wajib TNI dengan cara membantu warga binaanya dalam proses pembuatan KOPERASI MERAH PUTIH Ds Bantik, Kec Beo, Kabupaten Kepulauan Talaud, Jumat, (10/04/2026)
Poin-Poin Utama Berita:
Peluncuran: Diresmikan serentak 21 Juli 2026 oleh Presiden Prabowo, melibatkan 80.081 koperasi di seluruh Indonesia.
Tujuan: Memperkuat ekonomi rakyat, menstabilkan harga pangan pokok dengan memotong rantai pasok (menghilangkan tengkulak), dan membangun kemandirian ekonomi desa.
Fungsi:
Stabilisasi Pangan: Menjadi enabler stabilisasi harga dan pasokan pangan pokok, termasuk distribusi SPHP beras.
Ekonomi Desa: Menciptakan ekosistem ekonomi desa yang mandiri, berkeadilan, dan berorientasi kesejahteraan.
Layanan Dasar: Meliputi apotek dan klinik desa untuk akses kesehatan dasar di pelosok, dengan dukungan Kemenkes dan Kemenhan (hibah obat).
Dukungan Pemerintah: Dikerjakan secara terstruktur oleh lintas kementerian (Kemenkeu, Kemendagri, Kemenkop, Bapanas, Kemenkes, Kemenhan), melibatkan kepala desa dan anak muda potensial.
Target Operasional: , menjadi "mesin baru ekonomi rakyat"
Berbagai daerah aktif mendukung, seperti Pemda menggandeng pemerintah kabupaten Kepulauan Talaud kawal pembangunan gerai KDKMP, Kemendagri apresiasi digitalisasi di kabupaten Kepulauan Talaud.
Ada fokus percepatan pembangunan lahan, gerai, pelatihan pengurus, hingga dukungan logistik dan obat-obatan dasar melalui koperasi ini.
Serka Hery Manoppo ( Babinsa) menjelaskan, kegiatan pembangunan koperasi merah putih yang dilakukan bersama warga dalam proses pembuatan koperasi merah putih tersebut merupakan bentuk usaha Babinsa,untuk terus menjalin kebersamaan dan kerja sama dengan warga diwilayah binaanya,yang bertujuan untuk meringankan beban masyarakat.
Karna membantu meringankan beban masyarakat adalah tanggung jawab seorang Babinsa dan bentuk usaha bersama agar terjalin hubungan emosional untuk saling membantu serta bergotong royong sehingga terjalin kekompakan dan keharmonisan antara Babinsa dan warga di wilayah binaan.
Sebagai seorang Babinsa,saya harus selalu sigap dan tanggap dalam mengatasi kesulitan masyarakat, karena dengan adanya kegiatan seperti ini akan tercipta kebersamaan,kepedulian dan saling menjaga demi tercapainya kemanunggalan TNI bersama rakyat,Ucap Serka Hery Manoppo ( Babinsa)
Sebagai Plh Dandramil 1312-03/Beo,Kodim 1312/Talaud,Pelda Jemi.Tundunaung mengatakan,bahwa kegiatan Babinsa tersebut adalah usaha untuk terus menjalin kebersamaan dan kerja sama dengan warga yang ada diwilayah binaannya dan apa yang dilakukan adalah untuk mengatasi kesulitan rakyat.
Artikel Terkait
PLH Danramil 1312-01/Kabaruan, Serma Hurumani Mangetik, Hadiri Pembukaan Pesparawi Dan HUT KE-28 PKB Germuta
Babinsa Terus Laksanakan Pendampingan Pendistribusian Makan Bergizi Gratis disekolah
Tegakkan Kedaulatan di Beranda Utara, Satgas Pamputer Posad Kabaruan Periksa Kapal Pesiar Asing
Miangas Kondusif: Aksi Humanis Personel Polsek Menyisir Desa dengan Berjalan Kaki
Polsek Kabaruan Pastikan Pengamanan Ketat, Pesparawi PKB Sinode Germita Berjalan Kondusif
Peletakan Batu Pertama BSPS di Minahasa, Menteri Ara Ingatkan Bahaya Korupsi
Pemkot Tomohon Tegaskan Disiplin dan Evaluasi Kinerja ASN di Awal Triwulan II
Penanaman Pohon di Tomohon: Dari Seremonial ke Komitmen Lingkungan Nyata
Progres Pembangunan Jembatan Capai 65 Persen, Pengecoran Abutmen Terus Dikebut
Bantu Kesulitan Warga, Babinsa Desa khusus Miangas Bantu Cor Lantai Rumah Warga Binaan