MELONGUANE, SULUTZONE.COM – Wakil Bupati Kepulauan Talaud, Anisya Gretsya Bambungan, SE, menunjukkan komitmen serius dalam pembenahan tata kelola aset milik daerah. Hal ini dibuktikan dengan pelaksanaan inventarisasi aset yang dipimpinnya langsung di ruang kerjanya pada Rabu (21/1/2026).
Dalam kegiatan tersebut, Wakil Bupati didampingi oleh sejumlah pejabat teknis, di antaranya Kepala Bagian (Kabag) Umum, Kepala Bidang (Kabid) Aset, hingga Kepala Seksi (Kasie) Pengamanan Aset.
Cegah Penyalahgunaan dan Kehilangan
Langkah ini diambil sebagai bentuk langkah preventif pemerintah daerah dalam menjaga harta negara.
Inventarisasi ini bertujuan untuk memastikan seluruh aset daerah terdata dengan akurat, sehingga terlindungi dari potensi hilang maupun praktik penyalahgunaan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.
Wabup Anisya menekankan bahwa pengawasan aset tidak hanya dilakukan di atas kertas (administratif), tetapi juga harus selaras dengan kondisi di lapangan (fisik).
Wujudkan Tata Kelola yang Akuntabel
Kepada media, Wakil Bupati Anisya Gretsya Bambungan menegaskan bahwa penertiban inventaris ini merupakan bagian dari misi besar menciptakan pemerintahan yang bersih.
"Penertiban inventarisasi ini sangat krusial demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
Kita harus memastikan seluruh aset daerah dikelola secara maksimal untuk kepentingan publik," ujar Anisya.
Dengan adanya pendataan yang lebih ketat, diharapkan manajemen aset di Kabupaten Kepulauan Talaud menjadi lebih profesional, guna mendukung operasional pelayanan masyarakat yang lebih baik ke depannya.
Artikel Terkait
Perkuat Tata Kelola 2026, Sekda Talaud Evaluasi Kinerja dan Disiplin Pelaporan SKPD
Babinsa Koramil 04/Rainis, Sertu Samuel Bawalah Turun Tangan Bantu Warga Angkut Hasil Kebun
Dukung Program Kesehatan, Babinsa Nanusa Pastikan Pelayanan Posyandu Karatung Berjalan Optimal
Potret Kemanunggalan TNI-Rakyat: Babinsa Koramil 1312-07/Miangas Talaud Hadir di Tengah Kesulitan Warga
Viral Kisah Guru di Tapanuli Selatan Sumbangkan Ribuan Meter Tanah Pribadinya demi Bangun Madrasah usai Banjir Bandang
Seorang Guru Honorer di Muaro Jambi Terisak Tangis usai Dipolisikan Gegara Ortu Siswa Tak Terima Anaknya Kena Razia Rambut
Sempat 2 Kali Diperiksa KPK, Bupati Sudewo Merasa Tak Bersalah usai Kini Jadi Tersangka Kasus Suap hingga Jual-Beli Jabatan
Hadiri Forum JPP Promedia, Sekjen Kemensos Jelaskan Sekolah Rakyat Membentuk Karakter Siswa sebagai Agen Perubahan
Ceritakan Sekolah Rakyat untuk Muliakan Anak-anak yang Kurang Mampu, Sekjen Kemensos: Mereka Setara dan Berdaya
Sempurnakan Dokumen Renstra, Sekda Talaud Pimpin Rapat Tindak Lanjut Harmonisasi Kemenkum