Kapolri Listyo Sigit Prabowo, Berikan Satrio Jalur Kusus Masuk Bintara Polri

photo author
Dreiter Rooy, Sulut Zone
- Sabtu, 18 Mei 2024 | 07:13 WIB
Satrio didampingi kedua orang tuanya (Humas polri)
Satrio didampingi kedua orang tuanya (Humas polri)

Sulutzone.com, Jakarta - Casis Bintara Polri yang menjadi korban begal, Satrio Mukhti (18), menyampaikan rasa terima kasih kepada Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo atas hadiah yang diberikan.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Jenderal Sigit memberikan hadiah berupa kesempatan menjadi Bintara Polri melalui kuota disabilitas kepada Satrio. Hadiah itu diberikan usai dia menjadi korban begal hingga dua jarinya putus.

“ Alhamdulillah ya Allah, alhamdulillah, tidak ada kata yang bisa saya sampaikan kepada Bapak Kapolri selain rasa syukur dan rasa sangat banyak-banyak terima kasih kepada bapak yang telah mewujudkan mimpi saya, cita-cita saya yang akan menjadi bagian anggota Polri,” ujar Satrio sambil menangis, Jumat kemarin.

Baca Juga: Verrell Bramasta Beri Hadiah Mobil Mewah untuk Bunda Sarni: GWM Tank 500 HEV

Satrio mengaku, menjadi anggota Polri melalui kuota khusus disabilitas ini adalah hadiah terbaik di tengah dirinya yang sedang berupaya menguatkan diri. Tak dipungkiri, peristiwa pembegalan itu menjadikannya sangat terpukul.

Dia menyatakan tak pernah mengira akan mendapatkan hadiah ini dari Kapolri. Oleh karenanya, Satrio berharap agar balasan setimpal diberikan Allah SWT kepada Jenderal Sigit.

“Semoga Bapak Kapolri mendapat balasan dari Allah SWT pada semua kebaikan-kebaikan bapak. Dan semoga Bapak dilindungi oleh Allah SWT di mana pun bapak berada dan bertugas,” ungkap Satrio. 

Baca Juga: Kekalahan Pahit: Rehan/Lisa dan Komang Ayu Cahya Dewi Terhenti di Perempatfinal Thailand Open 2024

Rasa haru juga diakuinya atas atensi Kapolri yang membuat kasusnya bisa dengan sigap ditangani Polres Jakarta Barat dan Polsek Kebon Jeruk. 

Tidak hanya itu, dia juga merasa sangat berterima kasih atas izin Kapolri mendatangkan Ambarita yang menjadi polisi idolanya.

Menurut Satrio, dia memiliki keteguhan akan selalu menjadi anggota Polri yang menegakkan keadilan dan memberantas semua kejahatan, tidak terkecuali pelaku begal. Dia berharap, tidak ada korban lain seperti dirinya.

Baca Juga: Perubahan Jadwal Kickoff: Timnas Indonesia vs Timnas Irak dalam Kualifikasi Piala Dunia 2026

“Saya ingin tetap merakyat seperti masyarakat, seperti ilmu padi tetap merendah, memberantas semua kejahatan, seperti begal-begal dan sebagainya karena saya tidak mau ada masyarakat yang terkena seperti saya.

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Dreiter Rooy

Sumber: Humas Polri

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X