Langsa, Sulutzone.com – Percepatan pemulihan infrastruktur ketenagalistrikan di Aceh yang terdampak banjir diperkuat melalui kolaborasi strategis antara PT PLN (Persero) dengan TNI. Sinergi ini menjadi kekuatan penting dalam menghadapi medan sulit, terutama di jalur SUTT 150 kV Langsa–Pangkalan Brandan yang mengalami kerusakan parah.
General Manager PLN UIP3BS, Amiruddin, mengungkapkan pihaknya menjalin kolaborasi erat dengan TNI, khususnya Marinir Batalyon 8 Pangkalan Brandan. Keterlibatan Marinir memberikan dukungan vital dalam pengamanan, mobilisasi personel, hingga akses logistik di area yang sulit dijangkau.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, juga menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya kepada TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat yang memberikan dukungan penuh. Ia menegaskan bahwa pemulihan kelistrikan Aceh hanya dapat dicapai melalui kolaborasi lintas sektor.
Saat ini, tim gabungan yang terdiri dari 1.476 personel dari PLN se-Indonesia dan dukungan TNI Marinir bekerja non-stop 24 jam untuk membangun tower darurat dan memperbaiki tower yang rusak.
Menurut Darmawan, tim harus melewati jalur berlumpur dan membawa material secara manual di tengah cuaca yang tidak bersahabat, menjadikan dukungan Marinir sangat krusial.
Prioritas utama kolaborasi ini adalah memastikan penormalan sistem kelistrikan Aceh secepatnya, mengembalikan keandalan, dan memperkuat infrastruktur transmisi yang terputus dari sistem besar Sumatra.
dede