ekonomi

PLN UP2B Sistem Minahasa Bersama Yayasan Muda Bakti Nusantara Latih Siswa SMK Kristen 1 Tomohon Konversi Motor Listrik Lewat Program TJSL

Kamis, 23 Oktober 2025 | 21:29 WIB
Foto bersama PLN UP2B bersama siswa (Ist)

Yuana juga memaparkan bahwa konsumsi listrik secara nasional terus meningkat. “Secara rata-rata, peningkatan penjualan atau produksi listrik di Indonesia mencapai 4 sampai 5 persen. Hal ini menunjukkan pertumbuhan sektor kelistrikan yang sejalan dengan pertumbuhan ekonomi nasional.” terang dia.

Kegiatan pelatihan konversi motor konvensional ke motor listrik yang digelar di SMK Kristen 1 Tomohon mendapat apresiasi dari Kepala Bidang (Kabid) SMK Dinas Pendidikan Daerah (Dikda) Sulawesi Utara, Vecky Pangkerego. Program ini dinilai sebagai langkah positif dalam meningkatkan kompetensi peserta didik di bidang otomotif dan teknologi berkelanjutan.

Pangkerego menegaskan, pelatihan tersebut menjadi peluang besar bagi siswa SMK untuk memiliki keahlian khusus yang dibutuhkan dunia industri saat ini. Terlebih kerja sama dengan PLN menjadi nilai tambah dalam mempersiapkan tenaga terampil.

Baca Juga: ​Talaud Jadi Tuan Rumah! HUT PELPRIP GPdI ke-72 se-Sulut Dihadiri Petinggi Pusat dan Daerah, Pengamanan Maksimal

“Ini merupakan kegiatan luar biasa dan sangat baik untuk peningkatan kompetensi siswa-siswa SMK. Ketika pihak PLN bekerja sama dengan SMK Kristen 1 Tomohon, ini mempersiapkan siswa agar memiliki keahlian dalam mengkonversi motor konvensional ke motor listrik,” ujar Pangkerego.

Ia juga menambahkan, keahlian tersebut diharapkan dapat membuka peluang para lulusan SMK untuk dapat diterima di dunia usaha maupun dunia industri, termasuk PLN. Menurutnya, kebutuhan tenaga terampil berbasis otomotif listrik semakin meningkat seiring perkembangan teknologi.

“Kami berharap ketika mereka lulus, bisa terpakai di dunia usaha dan dunia industri, termasuk di PLN. Kompetensi ini menjadi modal besar,” lanjutnya.

Dalam kegiatan tersebut, tercatat sebanyak 39 peserta, termasuk guru pendamping, mengikuti pelatihan. Karena keterbatasan kuota, Pangkerego berharap para peserta dapat membagikan ilmu dan praktik baik kepada siswa lainnya.

Baca Juga: Sat Samapta Tingkatkan Patroli Presisi cegah gangguan kamtibmas di Talaud.

“Peserta yang sudah ikut wajib mengimbaskan pengetahuan ini kepada siswa lain. Ini penting agar transfer ilmu berjalan efektif,” tegasnya.

Pangkerego turut mendorong pihak sekolah untuk menyelaraskan kurikulum dengan kebutuhan industri, sehingga kompetensi lulusan relevan dan sesuai standar perusahaan.

“Sekolah perlu membuat kurikulum bersama melalui penyelarasan dengan dunia industri. Harapan dan kebutuhan tenaga kerja dari perusahaan perlu disesuaikan,” tutupnya.

Baca Juga: Cegah Pelanggaran, Kasipropam Berikan Arahan kepada personel dalam Apel Satker.

Menurutnya, program pelatihan ini menjadi salah satu bentuk nyata dukungan dunia pendidikan dalam menyongsong era kendaraan listrik, sekaligus menjawab tantangan kebutuhan SDM berbasis teknologi ramah lingkungan.

Halaman:

Tags

Terkini