"Taruhannya Rp200 ribu, tapi karena baru dibayarkan Rp120 ribu, kurang Rp 80 ribu," kata AKP Iwan.
Baca Juga: 600 Bungkus Nasi Padang akan Diberikan kepada Korban Bencana Cianjur
Tidak terima dengan hal tersebut, Joi mulai membuat keributan dan mengganggu kenyamanan warga setempat
Karena sudah mengganggu kenyamanan warga, Joi pun ditegur melalui pengeras suara yang ada di gereja sekitar," jelasnya.
AKP Iwan juga menjelaskan bahwa, Joi pulang ke rumah dan menyuruh anak dan istrinya agar keluar dari rumah.
Baca Juga: Jedah Arab Saudi Diterjang Banjir Bandang
"Dia pun mengambil minyak tanah, kemudiam disiramkan ke rumah dan dibakar," ungkap AKP Iwan, ***