sulut

Lukow Disusul Toar, Rorong dan Sambeka,Saturang SMALA 07 Cetak Empat Hukum Tua

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:25 WIB
Istimewa

Langowan – Pemilihan Hukum Tua serentak di Kabupaten Minahasa tahun 2026 tidak hanya melahirkan pemimpin-pemimpin baru di tingkat desa, tetapi juga menjadi momen membanggakan bagi alumni SMA Negeri 1 Langowan angkatan 2007 (SMALA 07).

Setelah lebih dulu mengukir sejarah melalui terpilihnya Septian Lukow sebagai Hukum Tua Desa Tempang Dua pada tahun 2022, kini tiga nama lain dari angkatan yang sama berhasil meraih kepercayaan masyarakat untuk memimpin desa mereka masing-masing. 

Baca Juga: Ribuan Warga Warembungan Serbu Balai Desa, Pemilihan Hukum Tua Berlangsung Hingga Sore Hari

Tiga figur tersebut adalah Kristy Toar yang terpilih sebagai Hukum Tua Desa Walantakan, Risky Rorong yang memenangkan Pilhut di Desa Raringis, serta Farry Sambeka yang dipercaya masyarakat untuk memimpin Desa Winebetan.

Keberhasilan ketiganya menambah kuota pengabdian alumni SMALA 07 di pemerintahan desa. Jika sebelumnya hanya Septian Lukow yang menjabat sebagai Hukum Tua, kini jumlahnya bertambah menjadi empat orang yang mengemban amanah langsung dari masyarakat.

Pencapaian ini menjadi bukti bahwa angkatan 2007 SMAN 1 Langowan tidak hanya sukses dalam berbagai profesi, tetapi juga hadir di garis depan pembangunan desa. Kepercayaan yang diberikan masyarakat menjadi tantangan sekaligus kesempatan bagi para pemimpin muda ini untuk menghadirkan perubahan, pelayanan yang lebih baik, serta pembangunan yang berkelanjutan di desa masing-masing.

Bagi banyak alumni, kemenangan Kristy Toar, Risky Rorong, dan Farry Sambeka bukan sekadar kemenangan pribadi, melainkan kebanggaan bersama. Mereka kini menjadi representasi generasi muda yang berani mengambil tanggung jawab dan terjun langsung membangun daerah dari akar rumput.

Dengan bertambahnya tiga Hukum Tua baru dari SMALA 07, harapan masyarakat pun semakin besar agar lahir inovasi, kolaborasi, dan semangat pelayanan yang mampu membawa desa-desa di Minahasa menuju kemajuan yang lebih baik.

*“Dari ruang kelas menuju ruang pelayanan masyarakat, SMALA 07 kembali membuktikan bahwa pengabdian adalah jalan terbaik untuk memberi arti bagi daerah.”

Tags

Terkini