sulut

Dari Rakerda Hipmi Sulut, Mentan Amran dan Gubernur Yulius Selvanus Dorong Pengusaha Muda Garap Hilirisasi Pertanian

Jumat, 1 Mei 2026 | 14:04 WIB
Mentan Andi Arman Sulaiman Buka Rakerda HIPMI Sulut (Dok. Sulutzonecom/Dede)

MANADO – Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) semakin mempertegas posisinya dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah melalui kolaborasi erat dengan sektor privat. Hal ini dibuktikan dengan kehadiran Gubernur Sulut, Yulius Selvanus, mendampingi Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, dalam pembukaan rangkaian agenda besar HIPMI Sulut di Swiss-Belhotel Manado, Jumat (1/5/2026).

​Acara yang menyatukan Rapat Kerja Daerah (Rakerda), Diklatda, dan Forum Bisnis Daerah (Forbisda) ini menjadi panggung strategis bagi para pengusaha muda untuk menyelaraskan visi dengan kebijakan pemerintah, khususnya dalam modernisasi sektor agraris.

Baca Juga: Mentan Sidak Kesediaan Bibit Kelapa di Manado, Kolaborasi YSK-Victory dan AARS Dapat Apresiasi

Hilirisasi: Kunci Ekonomi Kompetitif

  1. ​Dalam arahannya, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menekankan bahwa kemitraan dengan Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) adalah pilar utama dalam strategi besar nasional.

​"Kerja sama ini bukan sekadar agenda formal. Ini adalah langkah konkret untuk mempercepat hilirisasi pertanian. Kita butuh anak muda untuk mengubah bahan mentah menjadi produk bernilai tambah tinggi agar ekonomi kita lebih kompetitif," tegas Mentan Amran.

Baca Juga: Mentan Sidak Kesediaan Bibit Kelapa di Manado, Kolaborasi YSK-Victory dan AARS Dapat Apresiasi

Visi Gubernur: Wirausaha Tangguh dan Inovatif

​Senada dengan Mentan, Gubernur Yulius Selvanus menyoroti bahwa kekayaan alam Sulawesi Utara di sektor pertanian dan perikanan memerlukan sentuhan inovasi dari generasi zillenial dan milenial.

​Beberapa poin penting yang ditekankan Gubernur antara lain:

​Modernisasi Pengelolaan: Mendorong penggunaan teknologi dalam mengelola potensi daerah.

​Ketahanan Ekonomi: Menciptakan wirausahawan yang adaptif terhadap dinamika pasar global.

​Keberlanjutan: Memastikan pengelolaan sumber daya alam tetap berorientasi pada jangka panjang.

​"Sulut punya kekayaan besar yang belum maksimal. Kami mendorong anak muda untuk terlibat aktif dan menciptakan nilai ekonomi yang berkelanjutan melalui pendekatan modern," ujar Gubernur Yulius.

***/Dede

Halaman:

Tags

Terkini