Manado, sulutzone – Pemerintah Kota Manado mengambil langkah signifikan untuk memperluas akses air minum layak bagi warganya. Melalui perjanjian pinjaman daerah senilai Rp80 miliar dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI), Manado menargetkan cakupan layanan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) hingga 80% rumah tangga pada tahun 2029.
Kesepakatan yang ditandatangani hari ini di Manado ini tidak hanya mempercepat pembangunan infrastruktur vital, tetapi juga menjadi contoh bagi daerah lain untuk berinovasi dalam pembiayaan pembangunan. Asisten Deputi Pengembangan BUMN Infrastruktur dan Logistik, Yuli Sri Wilanti, mengapresiasi inisiatif Manado ini, menyebutnya sebagai pergeseran paradigma dari ketergantungan dana pusat menjadi lebih mandiri dan efisien.
Direktur Utama PT SMI, Reynaldi Hermansjah, menyatakan kebanggaannya dapat berkontribusi pada pembangunan Manado. Ia optimis pinjaman ini akan membantu Manado mencapai target ambisius sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) terkait akses air bersih.
Walikota Manado, Andrei Angouw, menyambut baik dukungan PT SMI. Selain SPAM, proyek vital lain seperti Pasar Bersehati dan RSUD juga dibiayai melalui pinjaman daerah dan diharapkan segera dinikmati manfaatnya oleh masyarakat. Proyek perluasan SPAM ini sendiri ditargetkan rampung Desember 2025, siap melayani warga tahun depan.
Keterlibatan PT Bank SulutGo dalam perjanjian dana cadangan kewajiban menegaskan dukungan perbankan daerah terhadap keberlanjutan program pembangunan Manado. Walikota Andrei juga berharap dapat menjalin kerja sama pinjaman daerah dengan Bank SulutGo di masa mendatang dengan bunga yang kompetitif.
Inisiatif Manado ini selaras dengan upaya Pemerintah Pusat mendorong alternatif pembiayaan daerah, didukung regulasi seperti UU No. 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah (HKPD). Pinjaman daerah tidak hanya dilihat sebagai beban, melainkan investasi jangka panjang yang strategis untuk pelayanan publik, pertumbuhan ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat.