Satu Alasan Teknologi AI Digunakan Kampanye, Dekat dengan Generasi Muda

photo author
Dedy Dagomes Manlesu, Sulut Zone
- Selasa, 10 September 2024 | 00:38 WIB
Ilustrasi AI untuk kampanye politik ((Unsplash.com/@AndreaDeSantis))
Ilustrasi AI untuk kampanye politik ((Unsplash.com/@AndreaDeSantis))

 

Teknologi, Sulut Zone -- Menakjubkan juga, 43 persen pengguna AI di Indonesia adalah generasi muda, ini menurut survey yang dilakukan oleh Google Indonesia.

Country Head of Android of Google Indonesia, Denny Galant mengungkapkan bahwa mereka adalah kelompok yang paling adaptif dan responsif terhadap teknologi AI.

"Mereka adalah early adopter dari platform AI generatif, dimana teknologi ini sudah menjadi bagian yang penting bagi kehidupan sehari-hari mereka," kata Denny Galant dalam konferensi pers.

Baca Juga: Bapaslon IH-HM Serahkan Dokumen Perbaikan ke KPU Talaud

Namun, penggunaan AI dalam kampanye pemilu juga memiliki tantangan dan risiko yang harus diwaspadai.

Salah satunya adalah masalah etika dan hukum.

Penggunaan AI dalam kampanye pemilu harus menghormati hak dan kewajiban para kandidat, pemilih, dan masyarakat.

Baca Juga: Personil Posad Miangas Jadi Tenaga Pendidik bagi Anak-anak Perbatasan

Penggunaan AI dalam kampanye pemilu juga harus sesuai dengan aturan dan norma yang berlaku.

Pemerintah Indonesia telah mengeluarkan Surat Edaran Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 9 tahun 2023 tentang Etika Kecerdasan Artifisial.

Etika kecerdasan artifisial ini mengatur penggunaan AI secara bertanggung jawab dan sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Dedy Dagomes Manlesu

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X