SulutZone.com - Sebuah studi baru-baru ini yang dipresentasikan pada pertemuan ilmiah tahunan American College of Cardiology telah menyoroti dampak negatif penggunaan rokok elektrik terhadap kesehatan jantung.
Dilansir dari ScienceAlert (15/04/2024), Dalam eksplorasi hubungan antara rokok elektrik dan gagal jantung, menemukan bahwa individu yang pernah menggunakan rokok elektrik memiliki risiko 19 persen lebih tinggi untuk mengalami gagal jantung dibandingkan dengan mereka yang tidak pernah menggunakan.
Para peneliti yang dipimpin oleh Yakubu Bene-Alhasan, seorang dokter dan peneliti di MedStar Health di Baltimore, menganalisis data kesehatan lebih dari 175.000 orang dewasa AS yang terlibat dalam program penelitian di Institut Kesehatan Nasional AS.
Baca Juga: Mikroplastik Ternyata Ada Di Plasenta Bayi
Dari sampel tersebut, hampir 28.660 orang melaporkan penggunaan rokok elektrik dalam hidup mereka.
Dalam penelitian yang berlangsung selama hampir empat tahun, sekitar 3.242 orang mengalami gagal jantung.
Setelah mengkoreksi faktor-faktor seperti usia, jenis kelamin, dan kondisi kesehatan lainnya, peneliti menemukan bahwa risiko gagal jantung meningkat secara signifikan pada mereka yang pernah menggunakan rokok elektrik.
Perlu dicatat bahwa studi ini adalah studi observasional, yang berarti peneliti hanya dapat menunjukkan hubungan antara penggunaan rokok elektrik dan gagal jantung, bukan hubungan sebab akibat langsung.
Namun, temuan ini memberikan dorongan lebih lanjut untuk menginvestigasi dampak kesehatan dari penggunaan rokok elektrik.
Baca Juga: Sering Berpindah - Pindah Tempat, AL Pelaku Pencurian Berakhir di Polsek Tombariri
Dr. Yu-Ming Ni dari MemorialCare Heart and Vascular Institute di California mengekspresikan kekhawatiran atas temuan ini, mengingat bahwa ada sedikit bukti bahwa rokok elektronik membantu orang berhenti merokok.
Faktanya, penggunaan rokok elektrik, terutama oleh generasi muda, telah terbukti meningkatkan risiko mulai merokok.
Baca Juga: Wenny Lumentut Mendukung Semua Kegiatan Keagamaan di Kota Tomohon
Meskipun demikian, penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami mekanisme yang mendasari hubungan antara rokok elektrik dan gagal jantung.
Artikel Terkait
Manfaat Besar Berolahraga Bagi Tubuh Kita
Simak Gebrakan ChatGPT dan Perplexity AI Dalam Dunia Artificial Intelligence
Wamenkes Dante Sidak RS di Bandung