hukrim

Doa di Atas Gelombang: Upacara Tabur Bunga HUT ke-81 RI di Pelabuhan Melonguane Jadi Penghormatan Tertinggi bagi Pahlawan Laut

Selasa, 18 Agustus 2026 | 00:04 WIB
Istimewe (Kominfo Talaud)

Talaud, Sulutzone.com – Suasana khidmat menyelimuti Dermaga Pelabuhan Melonguane pada Senin siang (17/8/2026), saat Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud bersama TNI AL menggelar upacara tabur bunga dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Dipimpin langsung oleh Komandan Pangkalan TNI AL (Danlanal) Melonguane, Letkol Laut (P) Zunaidy Syah Sanggel, S.H., sebagai Inspektur Upacara, prosesi sakral ini menjadi wujud penghormatan tertinggi atas jasa para pahlawan yang gugur demi kemerdekaan bangsa di perairan Nusantara. Acara yang dihadiri oleh Bupati Welly Titah, Wakil Bupati Anisya G. Bambungan, Ketua DPRD, Forkopimda, Pimpinan Organisasi Wanita, Sekretaris Daerah, Pejabat Tinggi Pratama, Staf Khusus Bupati, serta unsur TNI-Polri ini berlangsung penuh emosi. Rangkaian kegiatan dimulai dengan penghormatan kepada arwah para pahlawan dan mengheningkan cipta bersama, menciptakan keheningan yang hanya terdengar suara deburan ombak dan angin laut.i Momen paling mengharukan terjadi saat peletakan karangan bunga utama di tepi dermaga, dilanjutkan dengan pelarungan karangan bunga dan tabur bunga ke perairan laut Melonguane. Setiap kelopak bunga yang hanyut terbawa arus bukan sekadar simbol, melainkan representasi dari rasa terima kasih, doa, dan kenangan abadi bagi mereka yang telah mengorbankan nyawa di lautan untuk menjaga kedaulatan NKRI. Bagi masyarakat kepulauan seperti Talaud, laut adalah saksi bisu perjuangan, sehingga tabur bunga memiliki makna spiritual yang sangat dalam.

Bupati Welly Titah menyampaikan bahwa upacara ini mengingatkan seluruh elemen bangsa bahwa kemerdekaan diraih dengan harga yang mahal. "Di atas air inilah para pahlawan kita berkorban. Kita hadir hari ini bukan hanya untuk mengenang, tetapi untuk berjanji bahwa pengorbanan mereka tidak akan sia-sia. Mari kita jaga laut ini, jaga persatuan ini, dan isi kemerdekaan dengan karya nyata," ujarnya.

Kehadiran lengkap jajaran sipil dan militer menegaskan bahwa pertahanan maritim dan pembangunan daerah adalah dua sisi mata uang yang tak terpisahkan. Kolaborasi antara Pemkab Talaud dan Lanal Melonguane dalam upacara ini menunjukkan komitmen bersama untuk menghormati sejarah sekaligus memperkuat ketahanan nasional di wilayah perbatasan. Para pemimpin organisasi wanita dan pejabat administrator yang turut larung bunga juga mencerminkan bahwa penghormatan terhadap pahlawan adalah tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat, tanpa memandang gender atau jabatan.

Dengan berakhirnya prosesi tabur bunga secara khidmat, Pelabuhan Melonguane telah menjadi monumen hidup bagi semangat juang bangsa. Momen ini menjadi pengingat abadi bahwa di balik gemuruh ombak, tersimpan kisah heroisme yang harus terus dijaga dan diteruskan oleh generasi masa kini.

Istimewa (Kominfo Talaud)
Tabur bunga adalah ritual kenegaraan yang dilakukan di perairan atau makam pahlawan sebagai bentuk penghormatan dan doa bagi arwah para pejuang yang gugur. Di wilayah kepulauan seperti Talaud, tradisi ini memiliki signifikansi khusus karena laut merupakan medan perjuangan utama dan sumber kehidupan masyarakat, sehingga pelarungan bunga menjadi simbol penyatuan kembali jiwa pahlawan dengan alam yang mereka bela.

Tags

Terkini