hukrim

Tak Ada Kompromi Soal Takaran: Bupati Welly Titah Sidak Gudang Bulog Kiama, Pastikan Beras Bantuan 10 Kg Lebih untuk Rakyat Talaud

Kamis, 13 Agustus 2026 | 16:48 WIB
Istimewa (Pemda Talaud)

Melonguane, Sulutzone.com – Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud kembali membuktikan komitmennya dalam menjaga integritas penyaluran bantuan sosial. Bupati Kepulauan Talaud, Welly Titah, bersama Sekretaris Daerah, unsur Forkopimda, dan jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kompleks Pergudangan Bulog Kiama pada Rabu (12/8/2026). Fokus utama kunjungan ini adalah memastikan kualitas fisik beras serta akurasi takaran bantuan pangan pemerintah sebelum didistribusikan kepada masyarakat.

Dalam tinjauan lapangan tersebut, Bupati Welly Titah tidak hanya memeriksa kondisi kemasan dan kualitas butir beras agar layak konsumsi, tetapi juga secara langsung menguji akurasi timbangan menggunakan sampel acak. Hasilnya menggembirakan: timbangan menunjukkan angka presisi bahkan sedikit melebihi standar baku, yakni 10,04 kilogram per kemasan.

“Pengawasan ketat ini kami lakukan demi menjamin bahwa masyarakat menerima haknya secara utuh. Tidak boleh ada pengurangan takaran sedikit pun. Fakta bahwa beratnya mencapai 10,04 kg menunjukkan bahwa Bulog dan Pemkab Talaud bekerja dengan jujur dan profesional. Ini adalah bentuk penghormatan kami terhadap rakyat,” tegas Bupati Welly Titah di lokasi.

Bupati Talaud, Welly Titah (Istimewa) (Pemda Talaud)
Berdasarkan data alokasi periode Juli hingga September 2026, program bantuan pangan ini menyasar 11.160 penerima manfaat di seluruh wilayah Kabupaten Kepulauan Talaud. Setiap keluarga penerima manfaat dijadwalkan memperoleh alokasi 10 kilogram beras setiap bulannya. Dengan demikian, total akumulasi bantuan yang akan diterima oleh setiap keluarga selama tiga bulan tersebut mencapai 30 kilogram.

Penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari upaya strategis Pemerintah Kabupaten Talaud dalam menjaga stabilitas ketahanan pangan daerah, terutama di tengah dinamika ekonomi global. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban pengeluaran rumah tangga untuk kebutuhan pokok.

Usai melakukan verifikasi kualitas dan kuantitas, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada perwakilan warga. Bupati juga melepas armada distribusi yang siap mengantarkan ribuan karung beras tersebut menuju titik-titik penyaluran di tingkat kecamatan dan desa.

Pemerintah Kabupaten Talaud berkomitmen untuk terus memantau proses distribusi hingga ke tangan penerima akhir. Sinergi antara Pemkab Talaud, Bulog, dan aparat keamanan setempat diharapkan dapat mencegah adanya penyimpangan, sehingga bantuan benar-benar tepat sasaran, tepat waktu, dan tepat jumlah.

“Kami berharap penyaluran ini berjalan lancar dan transparan. Mari kita pastikan setiap butir beras ini menjadi berkah dan kekuatan bagi masyarakat Talaud,” tutup Bupati.

Istimewa (Pemda Talaud)
Dengan langkah konkret ini, Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud menegaskan bahwa kesejahteraan rakyat adalah prioritas utama, dan tidak ada ruang bagi ketidakjujuran dalam pelayanan publik.

Program Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT) atau bantuan beras pemerintah adalah upaya negara untuk menjamin akses pangan bagi masyarakat berpenghasilan rendah, guna mendukung ketahanan pangan nasional dan stabilitas harga di tingkat lokal.

Tags

Terkini