KABARUAN – Satuan Tugas Pengamanan Pulau Terluar (Satgas Pamputer) RI-Filipina Posad Kabaruan bergerak cepat merespons laporan hilangnya seorang nelayan di perairan Damau Bowone. Tim pencarian dikerahkan sebagai bentuk aksi tanggap darurat di wilayah perbatasan pada Senin (02/02/2026).
Kronologi Kejadian
Korban diidentifikasi bernama Yulianus Genggang, warga Desa Damau Bowone. Berdasarkan keterangan istrinya, Sudarti Umbeang, korban pergi melaut pada Sabtu (31/01) sekitar pukul 05.00 WITA.
Kekhawatiran muncul ketika hingga pukul 17.45 WITA korban tak kunjung kembali ke daratan. Setelah menunggu hingga malam hari tanpa hasil, pihak keluarga akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang pada Minggu (01/02).
Baca Juga: Polsek Kabaruan Gelar Patroli Mobile, Wujudkan Rasa Aman di Talaud
Upaya Pencarian Intensif
Menindaklanjuti laporan tersebut, Danposad Kabaruan, Lettu Kav Baeni Iqfandi Senaroja, S.Tr(Han), segera memerintahkan tim pencarian di bawah pimpinan Sertu Thomas untuk menyisir lokasi.
-
Metode Pencarian: Penyisiran difokuskan pada titik koordinat terakhir korban terlihat.
-
Armada: Pencarian melibatkan sinergi antara personel Satgas dan warga setempat dengan mengerahkan 5 unit pamboat milik masyarakat.
-
Kondisi Terkini: Hingga berita ini diturunkan, pencarian masih berlangsung namun belum membuahkan hasil.
Komitmen Kemanusiaan di Wilayah Perbatasan
Aksi cepat ini merupakan instruksi langsung dari Dansatgas Pamputer Kodim 1312/Tld, Letkol Arh Yanuar Yudistira, S.T. Beliau menekankan bahwa seluruh jajaran Satgas harus memiliki kepedulian tinggi dan keterlibatan aktif dalam membantu kesulitan masyarakat, terutama dalam situasi darurat kemanusiaan.
"Personel kami tetap bersiaga dan terus berkoordinasi dengan keluarga korban serta pihak terkait. Kami berharap cuaca mendukung agar proses pencarian dapat berjalan maksimal," ujar Lettu Kav Baeni Iqfandi Senaroja.