Manado, sulutzone.com – Aksi demonstrasi yang berlangsung di depan Kantor DPRD Sulawesi Utara pada Senin (1/10) berujung ricuh dan menyisakan dugaan salah tangkap oleh pihak kepolisian.
Salah satu peserta aksi, Antoni Talubun, ditangkap oleh Brimob saat berniat menolong rekannya yang terkena asma akibat gas air mata.
Pada Senin pagi, dua aliansi massa aksi bergerak menuju Kantor DPRD Sulut untuk menyampaikan aspirasi.
Setibanya di lokasi, mereka dihadang oleh pihak kepolisian dan Ormas adat.
Aksi berlangsung hingga sore hari karena massa menuntut untuk bisa masuk dan bertemu dengan anggota DPRD.
Karena tuntutan massa tidak dipenuhi hingga pukul 18.00 WITA, pihak kepolisian membubarkan massa secara paksa menggunakan mobil water canon dan gas air mata.
Dalam kekacauan tersebut, Antoni Talubun melihat seorang rekannya terkena asma dan segera kembali untuk memberikan pertolongan.
Namun, saat hendak menolong, ia justru dikejar oleh anggota Brimob yang menggunakan motor.
"Saya sebenarnya mau membubarkan diri, tapi melihat ada yang asma, saya balik untuk membantu, namun tiba-tiba di kejar oleh Brimob yang menggunakan motor," ujar Antoni.
Dalam upaya menghindar, Antoni terjatuh ke dalam parit.
Ia mengaku sempat mencoba berdiri dan mengangkat tangan sebagai tanda menyerah, namun tetap dipukul oleh pihak kepolisian.
Saat ini, Antoni Talubun ditahan di Polrestabes Kota Manado untuk dimintai keterangan.
***/SG
Artikel Terkait
Dijarah hingga Dibakar, Pramono Anung Sebut Kerugian TransJakarta dan MRT Capai Rp55 Miliar
Bongkar Strategi Bisnis saat Ketidakpastian Ekonomi Melanda, Memahami Pentingnya Transparansi di Tengah Gejolak Pasar
Analis Hendri Satrio Minta Prabowo Perlu Intensif Bicara ke Media untuk Redam Kegelisahan Masyarakat
Soal 5 Anggota Dewan yang Dinonaktifkan Partainya, Begini Kata Ketua Banggar DPR
Tanpa Harus Pamer, Begini Strategi Bangun Personal Branding demi Bisnis Menggeliat Cepat di Media Sosial
Demi Tunjang Pendidikan SMP Negeri 5 Manado, PLN UIP Sulawesi Beri Laptop dan Komputer
Talaud Semakin Aman! Patroli Gabungan TNI-Polri dan Pemerintah Jamin Ketertiban Masyarakat
Sinergi Apik! Polres Talaud Beri Kejutan Ulang Tahun Ke-80 untuk Kejaksaan
Patroli Gabungan Skala Besar : Bukti Nyata TNI-Polri Hadir untuk Masyarakat Talaud
Presiden Prabowo Sebut 4 Korban Tewas di Makassar Akibat Aksi Perusuh, Bukan Demo