Manado -- Keberadaan sebuah gudang di Perumahan Kombos Holy Lestari, Kota Manado, Sulawesi Utara, kini menjadi sorotan dan menimbulkan polemik di kalangan masyarakat.
Gudang tersebut diduga kuat menjadi lokasi penimbunan solar bersubsidi yang diperoleh secara ilegal dari berbagai SPBU, dengan kemitraan bersama PT Sri Karya Lintas Indo.
Meskipun aktivitas ilegal ini berlangsung terang-terangan di kawasan padat penduduk, warga sekitar mengaku heran karena keberadaan gudang ini seolah luput dari pantauan aparat penegak hukum (APH) setempat.
Warga sering melihat kendaraan berskala besar, seperti truk dengan tangki modifikasi, keluar masuk dari dalam gudang tersebut.
Menurut sumber anonim yang terpercaya, "kerajaan" gudang solar ilegal ini dikendalikan oleh seorang haji bernama Nur, yang berasal dari Kabupaten Gorontalo.
"Gudangnya di dalam kawasan padat penduduk, selain di Perum Kombos Holy Lestari. Ada juga di Bitung tepatnya di bilangan Kecamatan Madidir yang dulunya dikendalikan oleh pengusaha bernama Adi dengan nama perusahaan PT Kurnia Mandiri Porodisa (KMP), namun kini ditempati PT Sri Karya Lintasindo," beber sumber tersebut.
Baca Juga: Life Guard dan Sekoci Penyelamat KM Barcelona V Dipertanyakan, Netizen : Cuma Ada Frong
Modus operandi yang digunakan para pelaku terbilang canggih.
Para sopir diduga menggunakan berbagai plat nomor kendaraan dan barcode yang berbeda-beda untuk mengelabui pengawasan saat melakukan pengisian BBM.
Seorang sopir pengangkut barang yang ditemui pada Sabtu (30/5/2025) mengungkapkan kekecewaannya.
"Praktik penimbunan ini membuat wajah anak buah Kapolri seperti ditertawai oleh kaum mafia solar. Kami meminta APH untuk segera bertindak tegas menghentikan kegiatan ilegal yang merugikan masyarakat dan negara. Penimbunan BBM bersubsidi ini tidak hanya menyalahi aturan, tetapi juga berdampak pada ketersediaan BBM bagi masyarakat yang berhak menerimanya," tegasnya.
Masyarakat kini menantikan langkah konkret dan tegas dari pihak berwenang untuk menyelidiki kasus penyalahgunaan BBM bersubsidi ini hingga tuntas.
Sanksi setimpal diharapkan dapat diberikan kepada pihak-pihak yang terlibat dalam praktik ilegal ini.
Menanggapi isu ini, Kapolda Irjenpol Roycke Langie melalui Dirreskrimsus Kombespol FX Winardi, yang ditemui beberapa pekan lalu, menyatakan komitmennya.
Artikel Terkait
Catatan Redaksi : Di Tengah Gelombang Bantuan Beras Gratis YSK, Sorotan Malah ke Sherly Tjoanda
Adrianus Pusungunaung, Wakil Ketua PWI Sulut, Raih PIMRED Award 2025 di Kancah Nasional
Wakapolres,Kompol Kretsman Mulalinda, S.Pd, MH hadiri Acara Peresmian Bangunan Sanggar Seni Desa Tarun dirangkaikan dengan HUT Desa Tarun ke 105 Tahun
Dandim 1312/ Talaud, Letkol Arh Yanuar Yudistira, ST Hadiri Peresmian Sanggar Seni Meriahkan HUT ke-105 Desa Tarun
Budaya Terjaga, Desa Berjaya: Tarun Rayakan HUT Ke-105 dengan Sanggar Seni Baru
Gerak Cepat, Kapolda Sulut, Irjen Pol Roycke Harry Langie Pimpin Evakuasi Penumpang KM Barcelona V A yang Terbakar di Talise
KM Barcelona V Terbakar Hebat di Perairan Talise, Ratusan Penumpang Panik Berlompatan ke Laut
Gubernur Sulut Yulius Selvanus Tunjukkan Empati Tinggi, Langsung Jemput dan Beri Dukungan Korban KM Barcelona V di Pelabuhan Manado
Kapolres Talaud, AKBP Arie Sulistyo Nugroho, SIK, MH Cek Proses Evakuasi, Pastikan Pencarian Korban berjalan maksimal
Life Guard dan Sekoci Penyelamat KM Barcelona V Dipertanyakan, Netizen : Cuma Ada Frong