Antar Surat Panggilan, Kanit Reskrim Polsek Essang Hadapi Reaksi Keras Warga

photo author
Nelson Sangadi, Sulut Zone
- Sabtu, 29 Maret 2025 | 09:54 WIB
Istimewa (Humas Polres Kepulauan Talaud)
Istimewa (Humas Polres Kepulauan Talaud)

Talaud, sulutzone.com - Suasana memanas di Desa Lalue, Kecamatan Essang, Kabupaten Kepulauan Talaud, pada Kamis (27/03/2025) pukul 20.00 Wita krmarin. Insiden terjadi saat Kanit Reskrim Polsek Essang, Bripka Indra Angge, mengantarkan surat panggilan dari Polres Talaud kepada Edison Lulage.

Menurut keterangan Bripka Indra, saat tiba di rumah keluarga Lulage-Talengkera, ia melihat sekitar tujuh orang duduk di depan rumah. Setelah menyampaikan maksud kedatangannya, Edison Lulage lalu mempersilakannya masuk ke ruang makan.

"Saya membawa surat panggilan dari Polres Talaud dan langsung menyerahkannya kepada saudara Edison Lulage," ujar Bripka Indra.

Namun, Edison bereaksi dengan nada tinggi. Ia mempertanyakan mengapa hanya dirinya yang mendapat panggilan, sementara kepala desa lain yang diduga terlibat dalam kasus serupa tidak turut diperiksa.

"Kenapa hanya saya yang dipanggil? Kepala desa lain tidak dipanggil?" ujar Edison dengan nada penuh emosi.

Bripka Indra lalu menyarankan agar Edison mengklarifikasi hal tersebut langsung di Polres Talaud. Namun, suasana makin memanas ketika ayah kandung Edison, Musa Tuwoliu Lulage, tiba-tiba meninju lemari makanan hingga menimbulkan kegaduhan di dalam rumah.

Puncaknya, Musa membanting kursi plastik, yang nyaris mengenai Bripka Indra. Menyadari situasi tak terkendali, Bripka Indra segera keluar rumah.

Di luar, sekitar 20 warga tampak sudah berkumpul di depan rumah Edison. Saat berjalan di jalan raya, Bripka Indra bertemu dengan Kanit Binmas Polsek Essang, Aiptu Anwar Maniu, yang segera memintanya meninggalkan lokasi guna menghindari kemungkinan bentrokan lebih besar.

Kapolres Kepulauan Talaud melalui Kapolsek Essang, Ipda Sumendap Sasoloa, mengimbau masyarakat tetap menjaga situasi kamtibmas yang kondusif dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berkembang.

“Kami mengingatkan warga agar tidak mudah percaya dengan provokasi dan penyebaran hoaks. Setiap tindakan yang mengancam keselamatan petugas kepolisian dalam melaksanakan tugas akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” tegasnya.

Pihak kepolisian akan terus melakukan pemantauan di wilayah tersebut untuk memastikan situasi tetap aman dan terkendali.(Del)

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Nelson Sangadi

Sumber: Biro Talaud Sulut Zone

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X