Sulutzonecom -- Di balik tawa yang selalu menghiasi layar kaca, komedian Nunung menyimpan kisah pilu perjuangan hidup. Setelah terjerat kasus narkoba pada 2019 dan diterpa pandemi Covid-19, kondisi ekonominya merosot tajam. Aset-aset berharga terpaksa dijual demi menyambung hidup.
Kini, Nunung dan suaminya, Ian, tinggal di sebuah kos-kosan sederhana di kawasan Pancoran, Jakarta Selatan. Dalam perbincangannya dengan Deddy Corbuzier, Nunung mengungkapkan bahwa satu-satunya rumah yang tersisa di Solo pun telah digadaikan di bank. Beban cicilan bulanan mencapai Rp22,3 juta, belum lagi biaya hidup keluarga besarnya di Solo yang tetap harus dipenuhi.
"Rumah tinggal satu di Solo itu aja sertifikat di bank (digadaikan) iya. Tiap bulan saya harus bayar Rp15,3 juta terus BPKB mobil di bank (digadaikan) Tuap bulan saya harus bayar Rp7 juta, terus saya juga harus bayar listrik padahal di rumah saya fasilitas pakai AC kamar," kata dia dikutip dari tayangan YouTube Deddy Corbuzier.
Mirisnya, Nunung mengaku saldo di ATM-nya hanya tersisa Rp100 ribu. Pekerjaannya sebagai bintang tamu di televisi menjadi satu-satunya harapan untuk membayar cicilan dan memenuhi kebutuhan keluarga. Namun, pekerjaan itu tidak selalu ada setiap bulan.
Selain beban ekonomi, Nunung juga harus berjuang melawan penyakit. Ia membutuhkan biaya untuk operasi yang tidak ditanggung oleh BPJS. Meskipun dalam kondisi sulit, Nunung tetap berusaha tegar dan bekerja demi pengobatan dan keluarganya.