Tomohon, sulutzone.com - Pastor Dismas Salettia, Pr membagikan pengetahuannya tentang konsep belajar dengan hati.
Mari kita simak konsep tersebut yang diuraikan pada tulisan dibawah.
Ada seseorang bertanya kepada orang bijak,
• Apa itu racun?
Segala sesuatu yang melebihi kebutuhan kita adalah racun;
Baik itu kekuasaan, kekayaan, rasa lapar, ego, loba, rasa malas, cinta, ambisi, kebencian atau apapun yang berlebihan adalah racun.
• Apa itu ketakutan?
Sikap tidak menerima akan ketidakpastian;
Andaikan kita bisa menerima ketidakpastian itu, maka itu akan menjadi suatu Petualangan Hidup.
• Apa itu iri hati?
Sikap tidak menerima kebaikan-kebaikan atau kelebihan yang ada pada diri orang lain.
Jika kita menerima atau mengakui kebaikan atau kelebihan orang lain itu, maka itu menjadi Inspirasi.
• Apa itu Marah?
Sikap tidak menerima segala sesuatu yang berada di luar kendali kita;
Jika kita menerima hal atau kejadian itu, maka itulah Toleransi.
• Apa itu kebencian?
Tidak menerima seseorang sebagaimana adanya dia;
Jika kita menerima seseorang apa adanya, tanpa syarat, maka itulah Cinta.
Segala hal di atas adalah Masalah Penerimaan dalam hati kita;
Menolak menimbulkan Ketegangan, Menerima menjauhkan Ketegangan dan membawa Kedamaian.
Kita bisa belajar dengan pikiran, itu yang lazim kita buat, tentu sangat bermanfaat;
namun Tuhan mengajarkan untuk "LEARN IT BY HEART atau BELAJAR DENGAN HATI".
Apa bedanya?
Jika Hati belajar, Hidup berubah;
Jika Hati belajar, Arah Hidup berubah;
Jika Hati belajar, Transformasi Hati terjadi;
Jika Hati belajar, maka hikmat sorgawi yang turun;
Jika Hati belajar, TUHAN berkenan;
Karena itu BELAJARLAH DENGAN HATI.
Baca Juga: Simak Sejarah Minggu Palma Yang Di Peringatan Umat Kristen
"Jagalah Hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan
(Amsal 4:23)," Pastor Dismas menutup pesannya.
Lewat konsep belajar dengan hati ala Pastor Dismas Salettia, Pr, kita diharapkan mau menerima diri dan selalu belajar untuk maju.
(Steven)