ekonomi

Sinergi PLN UID Suluttenggo dan Pemkab Sangihe: Perkuat Sistem Kelistrikan Perbatasan hingga Tuntaskan Pemulihan di Tamako

Selasa, 28 Juli 2026 | 15:07 WIB
General Manager PLN UID Suluttenggo Usman Bangun (tengah/kiri) bersama Bupati Kepulauan Sangihe Michael Thungari (tengah/kanan) saat menggelar pertemuan silaturahmi dan koordinasi strategis di Rumah Jabatan Bupati Sangihe, Tahuna, Senin (27/7/2026). (Dok. Istimewa/PLN)

TAHUNA, SULUTZONE — PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, dan Gorontalo (Suluttenggo) terus memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah guna memitigasi kendala kelistrikan di wilayah perbatasan dan kepulauan.
​Komitmen tersebut ditegaskan dalam pertemuan silaturahmi antara General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, dan Bupati Kepulauan Sangihe, Michael Thungari, S.E., M.M., di Rumah Jabatan Bupati Sangihe, Tahuna, Senin (27/7/2026).

​Turut hadir mendampingi dalam agenda strategis tersebut jajaran Manajemen PLN UID Suluttenggo serta Manager PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelayanan Pelanggan (UP3) Tahuna, Eko Yuwono, beserta tim teknis lapangan.

Pertemuan lintas sektor ini secara khusus membahas berbagai isu krusial ketenagalistrikan perbatasan, mencakup evaluasi kecukupan daya pasok, keandalan jaringan eksisting di Kepulauan Sangihe, Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), dan Talaud, hingga penanganan pascabencana hidrometeorologi di Kecamatan Tamako.

​General Manager PLN UID Suluttenggo, Usman Bangun, menjelaskan bahwa jaminan pasokan listrik yang stabil di wilayah terdepan merupakan prioritas utama dalam mendukung roda perekonomian dan pelayanan publik.
​"Wilayah kepulauan memiliki karakteristik geografis yang unik dengan tantangan operasional yang kompleks. Namun, hal itu tidak menyurutkan komitmen kami. PLN terus melakukan modernisasi pembangkit, pemeliharaan preventif secara berkala, digitalisasi layanan, hingga peningkatan kesiapsiagaan tanggap darurat," ujar Usman.

​Ia menambahi, respons cepat dalam penanganan infrastruktur pascabencana banjir dan tanah longsor di Tamako dapat terwujud berkat kolaborasi erat dengan Pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe beserta jajaran TNI/Polri dan masyarakat setempat.

​"Sinergi ini sangat krusial, baik dalam percepatan penormalan jaringan maupun penyaluran bantuan kemanusiaan. Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Bupati Sangihe dan seluruh pemangku kepentingan sehingga pemulihan sistem kelistrikan di Tamako dapat berjalan cepat, aman, dan lancar," jelasnya.

Sebelumnya, cuaca ekstrem yang memicu bencana longsor dan pohon tumbang di Kecamatan Tamako sempat melumpuhkan sebagian jaringan distribusi listrik. Merespons situasi darurat tersebut, PLN UP3 Tahuna memobilisasi Tim Reaksi Cepat untuk mengisolasi area terdampak, membersihkan jalur jaringan, serta melakukan perbaikan infrastruktur.

​Manager PLN UP3 Tahuna, Eko Yuwono, menegaskan bahwa seluruh personel penanganan bencana bekerja siaga dengan mengedepankan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

​"Meskipun menghadapi medan yang terjal dan kondisi cuaca di lapangan yang dinamis, penormalan sistem kelistrikan di Tamako berhasil dituntaskan secara bertahap. Saat ini sistem telah kembali aman melayani masyarakat," pungkas Eko.

​Melalui langkah mitigasi terpadu dan penguatan keandalan sistem secara berkelanjutan, PLN UID Suluttenggo optimistis ketersediaan energi listrik yang aman dan berkualitas dapat memperkokoh ketahanan ekonomi masyarakat di wilayah kepulauan terdepan Indonesia.

***/Dede

Tags

Terkini

Perry Warjiyo Mundur dari Jabatan Gubernur BI

Senin, 27 Juli 2026 | 08:49 WIB