Manado, Sulutzone.com – PT PLN (Persero) telah bertransformasi dengan membentuk sejumlah Subholding dan Anak Perusahaan yang berperan vital dalam mengelola rantai nilai kelistrikan dari hulu hingga hilir, serta mengembangkan bisnis di luar ketenagalistrikan (Beyond kWh).
Kehadiran entitas-entitas ini menunjukkan komitmen PLN dalam menyediakan solusi energi yang komprehensif dan berkelanjutan.
Tiga Subholding Utama: Pembangkitan, Primer, dan Beyond kWh
Struktur PLN diperkuat oleh tiga Subholding utama yang menangani aspek strategis bisnis:
-
PT PLN Indonesia Power (sebelumnya PT Indonesia Power): Berperan strategis sebagai penyedia solusi energi. Kegiatan utamanya meliputi penyediaan tenaga listrik melalui pembangkit yang tersebar di Indonesia serta pengembangan bisnis Beyond kWh.
-
PT PLN Nusantara Power (PLN NP, sebelumnya PT Pembangkitan Jawa-Bali - PJB): Bergerak di bidang pembangkitan tenaga listrik. Didirikan sejak 3 Oktober 1995, saat ini mengelola kapasitas pembangkit sebesar 18.258 MW di seluruh Indonesia. PLN NP juga mengembangkan jasa operation dan maintenance pembangkit.
-
PT PLN Energi Primer Indonesia: Didirikan untuk memastikan ketersediaan pasokan suplai energi primer. Tugasnya meliputi konsolidasi proses pengadaan & logistik, pencarian sumber energi primer, serta pengembangan rantai pasok yang kuat.
Subholding ICT dan Solusi Bisnis: PLN Icon Plus
PT PLN Icon Plus (sebelumnya PT Indonesia Comnets Plus) bertransformasi menjadi Subholding Beyond KwH yang bergerak di bidang teknologi informasi dan komunikasi (ICT) dan solusi bisnis. Didirikan pada 3 Oktober 2000, PLN Icon Plus menjalankan lini bisnis di luar ketenagalistrikan, termasuk penyediaan layanan internet, konektivitas, marketplace, pengisian daya kendaraan listrik, swap baterai, sistem Charge-In, dan PLTS Atap.
Anak Perusahaan Regional dan Spesialis Jasa
Selain Subholding, PLN juga memiliki Anak Perusahaan yang berfokus pada layanan spesifik di berbagai wilayah:
-
PT Pelayanan Listrik Nasional Batam (PT PLN Batam): Beroperasi sebagai pemegang Izin Usaha Penyediaan Tenaga Listrik untuk Umum (IUPTLU) di wilayah Batam, Rempang, Galang, dan sekitarnya. Bidang usaha utamanya meliputi pembangkitan, transmisi, distribusi, retail, dan aktivitas penunjang lainnya.
-
PT Pelayanan Listrik Nusa Daya (PT PLN Nusa Daya): Menjalankan bisnis pengelolaan jasa operasi & pemeliharaan pembangkit, transmisi, distribusi, dan pelayanan pelanggan di wilayah Indonesia Timur (Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku, dan Papua).
-
PT Haleyora Power (HP): Bergerak di bidang operasi dan pemeliharaan jaringan transmisi dan distribusi kelistrikan. Didirikan sejak 18 Oktober 2011, HP beroperasi di wilayah Sumatera, Jawa, dan Bali.
-
PT Prima Layanan Nasional Enjiniring (PLN Enjiniring): Berdiri pada tahun 2002 sebagai perusahaan konsultan dan engineering terkemuka di Indonesia. Jasa utamanya melingkupi seluruh siklus proyek, mulai dari perencanaan, konstruksi, hingga operasi dan pemeliharaan.
Fokus Energi Baru dan Operasi Khusus
-
PT Energy Management Indonesia (EMI): Bergerak di bidang konservasi energi dan lingkungan serta energi baru dan terbarukan (Leading Energy Service Company Nasional). Sejak tahun 2021, EMI berstatus Anak Perusahaan PLN. Kegiatan usahanya meliputi pengembangan ekosistem bioenergi, pengelolaan FABA, waste heat recovery, dan konservasi sumber daya alam.
-
PT PLN Mandau Cipta Tenaga Nusantara (PLN MCTN): Anak perusahaan yang mensuplai listrik dan uap untuk eksplorasi Migas Wilayah Kerja Rokan melalui pembangkit North Duri Cogeneration. Fokusnya adalah mengembangkan layanan Power Generation, Steam Generation, dan Operation dan Pemeliharaan untuk Industri di Indonesia.
Selain entitas domestik, PLN juga memiliki lembaga keuangan luar negeri, yaitu Majapahit Holding BV yang berkedudukan di Amsterdam, Belanda, didirikan sejak 3 Oktober 2006. Komposisi Subholding dan Anak Perusahaan ini mencerminkan komitmen PLN dalam mengimplementasikan transformasi digital dan energi berkelanjutan di seluruh Indonesia.