Sementara itu Executive Vice President Aneka Energi Baru Terbarukan PLN, Daniel K. F. Tampubolon, dalam sesi diskusi panel berjudul “From Waste to Watt: Bringing a Greener Indonesia” menegaskan bahwa pengembangan PLTSa telah menjadi bagian penting dalam perencanaan energi nasional.
“Dalam RUPTL 2025–2034 yang kami luncurkan bersama pemerintah pada Mei 2025, _waste-to-energy_ sudah kami masukkan sebagai salah satu pilar pengembangan energi baru terbarukan, khususnya dalam kategori bioenergi. Artinya, PLTSa sudah sepenuhnya _align_ dengan peta jalan transisi energi nasional,” ujar Daniel.
Daniel menjelaskan bahwa pengembangan PLTSa membutuhkan skema investasi yang matang dan minim risiko, selain itu tantangan yang harus dihadapi untuk menyukseskan proyek PLTSa di antaranya yaitu penerapan prinsip _Reduce_, _Reuse_, dan _Recycle_ (3R), sehingga komposisi sampah yang menjadi sumber energi dapat lebih optimal.
“Kami melihat banyak lesson learned dari proyek-proyek sebelumnya. Karena 3R belum sepenuhnya siap, maka diperlukan upaya _de-risking_ investasi. PLN sebagai _the extension of the state_ mengambil peran penting untuk menjawab kebutuhan ini,” pungkas Daniel.
Artikel Terkait
Pantau Langsung Penanganan Banjir-Longsor di Sumut dan Aceh, Prabowo Pastikan Pasokan BBM Lancar ke Lokasi Bencana
Curhat Susno Duadji tentang Hidupnya di Polri: Dari Menangkap Orang hingga Dipenjara karena Berkas yang Bukan Miliknya
Pasca Bencana Sumatera, PLN Kebut Pemulihan Kelistrikan Aceh
Direksi Turun Langsung, PLN Salurkan Bantuan Bencana Aceh
Apresiasi Wabup Taput: PLN Gercep, Bencana Teratasi! Listrik Hidup, Bantuan Mengalir
Akselerasi Pemulihan Kelistrikan Aceh, Dirut PLN Turun Langsung Pastikan Penanganan Pascabencana
Evakuasi Sukses! Kades Marampit Ditemukan Lemas Bersama Penumpang Lain Usai Insiden Mati Mesin di Perairan Gemeh
"Bupati-Wabup Talaud Pimpin Rapat Krusial: Matangkan RKA 2026 Demi Tata Kelola Pemerintahan yang Efektif dan Responsif"
Kolaborasi Lintas Instansi, PLN Kebut Pemulihan Kelistrikan Aceh
Roots Of Energy: PLN Tanam 3.700 Pohon di Sulawesi Utara pada Hari Menanam Pohon Indonesia 2025