sulut

Bupati dan Wakil Bupati Talaud Resmi Sandang Gelar Adat, Amanah Budaya Penjaga Peradaban

Kamis, 3 Juli 2025 | 00:34 WIB
Istimewa (Pemda Kabupaten Kepulauan Talaud)

Talaud, sulutzone.com - Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Talaud menggelar acara pelepasan dan penganugerahan gelar adat kepada Bupati dan Wakil Bupati Talaud di pandopo Rumah Dinas Bupati pada Selasa, (1/7/2025). 

Acara ini menjadi momen bersejarah dalam melestarikan budaya dan kearifan lokal Talaud. Dalam acara tersebut, Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud, Welly Titah dianugerahi gelar adat Marambe Liado Ratun Taroda, Wakil Bupati, Anisya Gretsya Bambungan, SE menerima gelar adat Sinangiang Maremba Liado Asili Ratun Taroda, sementara Ketua Tim Pengerak PKK, Ny. Heni Titah Hongwijoyo, SE dianugerahi gelar Sanangiang wo'i Marambe ratu taroda.

Dalam sambutannya, Bupati Welly Titah menyampaikan bahwa gelar adat ini bukan sekedar simbol kehormatan melainkan panggilan sejara, amanah budaya dan tugas peradaban sebagai pelindung warisan raja - raja Talaud.

"Peran saya tidak berhenti sebagai kepala pemerintahan, tetapi meluas sebagai penjaga nilai - nilai adat, perisai kearifan lokal dan jembatan antara masa lalu yang agung dengan masa depan yang gemiling," Ujarnya.

Bupati menegaskan bahwa sebelum adanya pemerintahan formal, negeri Talaud telah berdiri dalam tatanan budaya mulia yang di pimpin raja - raja dengan kearifan, kasih dan keadilan. "Di tengah dinamika modern, semangat itu harus tetap hidup melalui pemerintahan yang bersih, adil dan berpihak pada masyarakat kecil," tambahnya.

Sebagai Liado Ratun taroda, Bupati berkomitmen menjadikan budaya dan adat istiadat sebagai fondasi pembangunan berkelanjutan. Ia bertekad melindungi situs - situs sejarah dan warisan kerajaan Talaud, memperkuat peran tokoh adat dalam penhambilan keputusan stategi, serta menyatukan semangat sansiote sam pate - pate sebagai roh pembangunan.

"Kemajuan sejati bukan hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, tetapi dari kuatnya jati diri, kokohnya karakter masyarakat dan lestarinya warisan leluhur," tegasnya Bupati juga menyampaikan terima kasih atas dukungan dan doa masyarakat Talaud.

Gelar ini bukan milik pribadi, tetapi milik bersama sebagai simbol kebangkitan peradaban Talaud di beranda utara Nusantara. Mari kita jaga gelar ini dengan perbuatan, hormati maknanya dengan pelayanan dan lanjutkan perjuangan raja - raja kita dengan langkah bersatu," ajaknya.

Acara ini dihadiri oleh Forkopimda, Sekretaris Daerah, pejabat eselon, Ketua Umum Sinode Germita, Dr. Arnol Apolos Abbas, M.Th, pimpinan istansi vertikal dan BUMD Tim Penggerak PKK, Camat, Lurah, Kepala Desa, Dewan Adat, pimpinan partai politik, tokoh masyarakat, tokoh agama, insan pers dan para pejuang otonomi daerah.

Tags

Terkini