Talaud, sulutzone.com — Ratusan Warga Kabupaten Kepulauan Talaud yang tergabung dalam aliansi Masyarakat Peduli Demokrasi Talaud (MPDT) menggelar aksi damai di depan Kantor Bupati dan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kepulauan Talaud pada hari jumat, (9/5/2025) mereka menuntut Pemerintah agar segera melantik Bupati dan Wakil Bupati terpilih hasil Pilkada 2024 dan Pemungutan Suara Ulang (PSU) 2025. Massa aksi Damai ini diterima oleh Asisten I Sekretariat Daerah Talaud, Daud Malensang, S.Sos mewakili Penjabat Bupati Dr. Fransiscus Engelbert Manumpil, S.Pi, M.Env, Mgmt yang tengah menjalankan tugas luar daerah bersama Sekretaris Daerah dan jajaran lainnya. Dalam orasinya, Penanggungjawab aksi Joutje Adam, S.H menyampaikan bahwa masyarakat mendesak Pemerintah Daerah dan Pusat menghormati hasil pemilihan kepala daerah sebagai wujud kedaulatan rakyat.
Adam dengan suara tegas mengatakan bahwa penetapan pemenang suata terbanyak Pilkada oleh KPU Talaud dan hasil PSU pasca putusan Mahkamah Konstitusi (MK) harus menjadi dasar pelantikan.
1. Menjunjung tinggi hasil Pilkada 27 November 2024 dan PSU 9 April 2025 sesuai keputusan KPU Talaud No. 1259/2024 dan No. 24/2025, Warga talaud desak Pelantikan Bupati terpilih sesuai hasil Pilkada dan PSU.
2. Meminta negara menjamin kedaulatan suara rakyat di perbatasan dan menyerukan MK segera menetapkan Welly Titah dan Anisya Gretsya Bambungan sebagai pemenang Pilkada Talaud.
3. Mengajak Presiden Prabowo Subianto, Wapres Gibran Rakabuming Raka, serta Gubernur Sulut YSK-YVM untuk mempercepat pelantikan kepala daerah definitif demi kemajuan Talaud.
Malensang mengajak," masyarakat menjaga ketertiban dan tidak terprovokasi, sembari memastikan bahwa aspirasi ini akan diteruskan ke pemerintah pusat.
Ketua DPRD meminta masyarakat bersabar, menghormati proses hukum yang tengah berjalan, dan menjaga persatuan serta kedamaian di tengah masyarakat.
Aksi kemudian bubar secara tertib serta di Kawal ketat oleh Aparat TNI, Polri dan SatPol.PP Kabupaten Kepulauan Talaud.