Talaud, sulutzone.com - Penjabat (Pj) Bupati Kabupaten Kepulauan Talaud, Dr.Fransiscus Engelbert Manumpil, S.Pi, M.Env, Mgmt secara resmi membuka Rapat High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) serta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Kepulauan Talaud, kegiatan ini berlangsung di Pantai Idaman Arangaca, Kecamatan Melonguane Talaud pada hari Jumat, (2/5/2025) kemarin.
Rapat tersebut diselenggarakan untuk mengoptimalkan penerapan transaksi non - tunai (cashless) melalui Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah (ETPD) serta mengevaluasi laju inflasi di Kabupaten Kepulauan Talaud.
Dalam sambutannya, Manumpil menekankan pentingnya digitalisasi untuk meningkatkan efesiensi, transparansi dan akuntabilitaspengelolaan keuangan daerah, sekaligus mendukung stabilitas ekonomi lokal.
Acarah ini menghadirkan Kepala Kantor Perwakilan Wilayah (KPW) Bank Indonesia Sulawesi Utara(Sulut) memaparkan terkait perkembangan harga komoditas strategis dan rekomendasi kebijakan pengendalian inflasi. Selain itu, berbagai tanggapan disampaikan oleh perwakilan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Badan Keuangan dan Pengelolaan Aset Daerah, Dinas Perhubungan serta Bank SulutGo.
Diskusi berfokus pada strategi penguatan ekosistem ETPD dan upaya menekan inflasi melalui koordinasi lintas sektor.
Dalam kesempatan ini, Pj. Bupati Talaud menyerahkan insentif pendorang ETPD berupa perangkat elektronik kepada wajib pajak dan wajib retribusi sebagai bentuk apresiasi atas kepatuhan mereka dalam mendukung transaksi non - tunai. Selain itu, Pimpinan Bank SulutGo menyerahkan kartu kredit Pemerintah Daerah Kepala Kepala Satuan Perangkat Daerah (SKPD) untuk mendukung implementasi ETPD.
Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan Program Inovasi Ketehanan Daerah (PI - KEKDA) pilar ketahanan pangan, berupa smart greenhouse dan sumur bor oleh Kepala KPW BI Sulut kepada Ketua Kelompok Tani (Poktan) Rajawali.
Untuk pilar digitalisasi diserahkan pula perangkat starlink guna meningkatkan konektifitas internet di wilayah terpencil, mendukung transpormasi digital di Kabupaten Kepulauan Talaud. Kegiatan tersebut juga menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten Kepulauan Talaud dalam mempercepat digitalisasi dan menjaga stabilitas ekonomi daerah.
Kami berharap sinergi antara instansi dan dukungan masyarakat dapat mewujudkan pembangunan yang lebih maju dan berkelanjutan," Pungkas Manumpil.
Kegiatan di hadiri oleh pimpinan organisasi perangkat daerah, tokih masyarakat, serta perwakilan kelompok tani dan pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Giat rapat ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mendukung Visi Indonesia Maju 2045 melalui penguatan ekonomi digital dan pengendalian inflasi di daerah.