SulutZone.com, Tomohon - Margin error, atau biasa disebut sebagai batas kesalahan, adalah konsep yang sangat penting dalam setiap penelitian, terutama yang melibatkan survei atau penelitian sampel.
Secara sederhana, margin error adalah ukuran statistik yang menggambarkan seberapa besar variasi yang mungkin terjadi antara hasil survei dengan kondisi sebenarnya di populasi.
Dalam konteks Pilkada Kota Tomohon, survei yang dilakukan oleh LSII menunjukkan margin error sebesar 15,5%.
Baca Juga: Tanggapan Pemuda Tomohon Soal Survey LSSI.
Pada media menurut Ceril Pukul, mahasiswa semester akhir Fakultas Ilmu Sosial dan Hukum Universitas Negeri Manado, angka tersebut jauh melebihi batas logis margin error, yaitu di bawah 5%, Senin, (22/04/2024).
"Jika margin error melebihi dari 5%, maka survei itu dipertanyakan," kata Ceril.
Sebuah margin error yang baik tentunya rendah, yang berarti hasil survei lebih akurat dalam mencerminkan kondisi sebenarnya di populasi.
Namun, dengan margin error sebesar 15,5%, berbagai potensi kesalahan interpretasi dan keputusan dapat terjadi.
Misalnya, jika survei politik menunjukkan bahwa calon A mendapatkan dukungan 55%, namun dengan margin error 15,5%, maka dukungan sebenarnya bisa jadi antara 39,5% sampai 70,5%. Dengan demikian, margin error yang besar bisa menimbulkan kesalahan dalam memutuskan siapa yang unggul dalam survei.
Tidak hanya itu, margin error yang tidak tepat juga bisa menimbulkan keputusan yang salah, terutama dalam dunia bisnis atau politik.
Misalnya, partai politik atau perusahaan mungkin akan membuat keputusan berdasarkan hasil survei konsumen atau pemilih.
Jika margin error survei tersebut besar, maka keputusan yang diambil bisa jadi salah dan berpotensi merugikan.
Menurut Ceril, satu faktor yang bisa mempengaruhi besar kecilnya margin error adalah ukuran sampel.
Artikel Terkait
Simak 10 Kampus Top Rank di Sulawesi Utara
Jajaran Pemkot Manado Serahkan Bantuan Untuk Korban Erupsi Gunung Ruang
Pemkot Kotamobagu Salurkan Bantuan Bagi Korban Erupsi Gunung Ruang
Pemkab Bolmong Siap Salurkan Bantuan ke Tagulandang
MJLW Terlihat Pada Sejumlah Pangkalan Ojek di Tomohon
Hari Kartini Menurut Miky Wenur: Penghormatan bagi Para Wanita Pejuang
Ini Ungkapan Mokorimban di HUT Jemaat Syalom Tumatangtang.
Jemaat GMIM Syalom Tumatangtang Berusia 177 Tahun
Aktivis Lingkungan Ini Ungkap Masalah Sampah di Sulut
Tanggapan Pemuda Tomohon Soal Survey LSSI.