DALLAS – Tim Nasional Spanyol sukses mengamankan tiket pertama menuju babak Final Piala Dunia FIFA 2026. La Furia Roja berhasil menumbangkan tim kuat Prancis dengan skor meyakinkan 2-0 pada laga semifinal yang berlangsung di Stadion Dallas, Amerika Serikat, pada Selasa (14/7) waktu setempat atau Rabu (15/7) dini hari WIB.
Dua gol kemenangan skuad asuhan Luis de la Fuente dicetak oleh Mikel Oyarzabal melalui titik putih di babak pertama dan digandakan oleh bek kanan Pedro Porro pada babak kedua.
Adu Strategi Sejak Awal Laga
Kedua tim menurunkan komposisi pemain terbaiknya demi memperebutkan tiket ke partai puncak. Pelatih Prancis, Didier Deschamps, menerapkan formasi 4-2-3-1 dengan mempercayakan Mike Maignan di bawah mistar gawang. Lini belakang dikawal oleh kuartet Dayot Upamecano, William Saliba, Lucas Digne, dan Jules Kounde. Sementara lini tengah diisi oleh Adrien Rabiot dan Aurelien Tchouameni, yang menyokong kombinasi lini serang mematikan: Michael Olise, Bradley Barcola, Ousmane Dembele, serta Kylian Mbappe sebagai ujung tombak sekaligus kapten.
Di kubu lawan, Spanyol bermain dengan formasi andalan 4-3-3. Luis de la Fuente memasang Unai Simon sebagai penjaga gawang, ditopang oleh empat bek tangguh: Pedro Porro, Pau Cubarsi, Aymeric Laporte, dan Marc Cucurella. Lini tengah yang menjadi nyawa permainan diisi oleh kapten Rodri, Fabian Ruiz, dan Alex Baena. Sementara pos depan dipercayakan kepada trisula menakutkan: Lamine Yamal, Dani Olmo, dan Mikel Oyarzabal.
Jalannya Pertandingan
Sejak peluit pertama dibunyikan, pertandingan berjalan sengit dengan tensi tinggi. Prancis mencoba mengambil inisiatif serangan lebih dulu untuk menekan pertahanan Spanyol. Namun, petaka datang bagi Les Bleus pada menit ke-22.
Pelanggaran di dalam kotak penalti membuat wasit menunjuk titik putih untuk Spanyol. Mikel Oyarzabal yang maju sebagai eksekutor dengan tenang mengecoh Mike Maignan. Skor 1-0 untuk keunggulan Spanyol bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Prancis berusaha bangkit meningkatkan intensitas serangan. Alih-alih menyamakan kedudukan, gawang Prancis justru kembali bergetar pada menit ke-58. Melalui skema serangan yang rapi, Pedro Porro sukses melepaskan tembakan yang gagal diantisipasi lini pertahanan Prancis. Skor berubah menjadi 2-0.
Di sisa waktu pertandingan, Deschamps mencoba menambah daya gedor, namun kedisiplinan barisan belakang Spanyol membuat skor 2-0 tidak berubah hingga akhir laga.
Analisis Statistik: Prancis Lebih Agresif, Spanyol Lebih Efektif
Meskipun kalah secara papan skor, Prancis sebenarnya tampil sangat agresif. Les Bleus melepaskan total 14 tembakan dengan 4 di antaranya tepat sasaran (on target). Mereka juga mendapatkan 7 tendangan sudut, berbanding terbalik dengan Spanyol yang hanya memperoleh 1 tendangan sudut sepanjang laga.
Namun, Spanyol menunjukkan efisiensi luar biasa yang menjadi kunci kemenangan. Dari total 10 tembakan yang mereka lepaskan, hanya 2 yang mengarah ke gawang, dan keduanya berhasil dikonversi menjadi gol (efektivitas 100%).
Solidnya lini tengah La Roja membuat mereka unggul tipis dalam penguasaan bola sebesar 51% dengan total 487 operan (akurasi 86%). Sementara Prancis mencatatkan 49% penguasaan bola dengan 408 operan (akurasi 87%).