SULUTZONE.COM – Persma 1960 Manado harus menelan kekalahan telak 0-3 saat menghadapi Pesik Kuningan pada laga kedua Grup BB babak 16 besar Liga 4 Nasional di Stadion Sultan Agung, Bantul.
Hasil ini menjadi pukulan berat bagi tim berjuluk Badai Biru yang sebelumnya juga gagal meraih poin pada pertandingan perdana. Menghadapi Pesik Kuningan, Persma diharapkan mampu bangkit untuk menjaga asa lolos ke fase berikutnya. Namun yang terjadi di lapangan justru sebaliknya, Persma harus mengakui keunggulan lawannya dan pulang tanpa poin.
Kekalahan tersebut membuat langkah Persma di babak 16 besar semakin berat. Setelah kembali menelan hasil negatif, wakil Sulawesi Utara itu dipastikan tidak bisa melanjutkan perjalanan ke babak 8 besar Liga 4 Nasional, meski masih menyisakan satu laga terakhir di fase grup.
Persma sendiri datang ke babak 16 besar dengan modal cukup meyakinkan setelah mampu menembus putaran nasional dan melewati fase-fase sebelumnya dengan performa yang cukup baik. Namun persaingan di Grup BB berjalan ketat, dan dua hasil buruk di awal fase grup membuat Persma gagal menjaga peluang.
Dalam pertandingan melawan Pesik Kuningan, Persma harus menghadapi tekanan dari lawan yang tampil efektif memanfaatkan peluang. Tiga gol yang bersarang ke gawang Persma memastikan wakil Jawa Barat itu meraih kemenangan penting, sementara Persma kembali harus mengevaluasi performa tim, terutama dalam menjaga konsistensi permainan di level nasional.
Meski hasil ini menutup peluang Persma untuk lolos lebih jauh, perjuangan tim asal Manado tersebut tetap layak diapresiasi. Persma tetap menunjukkan bahwa mereka mampu membawa nama Sulawesi Utara bersaing di putaran nasional hingga menembus babak 16 besar.
Kini Persma tinggal menyisakan satu pertandingan terakhir di Grup BB. Laga tersebut akan menjadi kesempatan bagi Persma untuk menutup perjalanan mereka di Liga 4 Nasional musim ini dengan hasil positif sekaligus menjaga harga diri tim.