sport

Wakil Asia Belum Terkalahkan di Piala Dunia 2026, Tim Eropa Masih Kesulitan Raih Kemenangan

Selasa, 16 Juni 2026 | 12:19 WIB
Wakil Asia Dan Wakil Eropa di Piala Dunia (Marlon/AI/Sulutzone)

SULUTZONE.COM – Wakil-wakil Asia tampil impresif pada fase awal Piala Dunia 2026. Hingga pertandingan ke-16 turnamen, belum ada satu pun tim Asia yang menelan kekalahan dalam laga perdana mereka.

Hasil imbang 2-2 antara Iran dan Selandia Baru semakin menegaskan performa positif negara-negara Asia di ajang sepak bola terbesar dunia tersebut. Sebelumnya, Korea Selatan sukses mengalahkan Republik Ceko 2-1, Australia menundukkan Turki 2-0, sementara Qatar menahan Swiss 1-1, Jepang bermain imbang 2-2 melawan Belanda, dan Arab Saudi menahan Uruguay dengan skor 1-1.

Catatan tersebut membuat seluruh wakil Asia yang sudah tampil sejauh ini masih mempertahankan rekor tak terkalahkan. Kondisi ini menjadi sorotan karena terjadi di tengah performa kurang meyakinkan sejumlah negara Eropa.

Dari 10 wakil Eropa yang telah memainkan pertandingan pertama mereka, baru tiga tim yang mampu meraih kemenangan. Skotlandia menang 1-0 atas Haiti, Jerman menghancurkan Curacao 7-1, Swedia mengalahkan Tunisia 5-1, sementara negara-negara Eropa lainnya gagal mengamankan tiga poin.

Republik Ceko harus mengakui keunggulan Korea Selatan 1-2, Turki kalah 0-2 dari Australia, sedangkan Swiss, Bosnia-Herzegovina, Belanda, Spanyol, dan Belgia hanya mampu meraih hasil imbang. Bahkan sejumlah tim unggulan Eropa masih kesulitan menunjukkan dominasi mereka pada laga pembuka.

Menariknya, fase awal Piala Dunia 2026 juga diwarnai banyak hasil seri. Dari 16 pertandingan yang telah berlangsung, delapan laga berakhir tanpa pemenang. Hal ini menunjukkan persaingan yang semakin ketat dan merata di antara negara peserta.

Performa wakil Asia sejauh ini menjadi salah satu kejutan terbesar turnamen. Tim-tim yang selama ini kerap dipandang sebagai kuda hitam justru mampu bersaing dan menghindari kekalahan saat menghadapi lawan-lawan yang secara tradisional lebih diunggulkan.

Meski fase grup masih panjang, catatan positif tersebut menjadi modal berharga bagi negara-negara Asia untuk menjaga peluang lolos ke babak berikutnya. Di sisi lain, sejumlah tim Eropa dituntut segera bangkit agar tidak kehilangan kesempatan melaju ke fase gugur Piala Dunia 2026.

Tags

Terkini