SULUTZONE.COM – EA Sports kembali menjadi sorotan dunia sepak bola setelah merilis hasil simulasi Piala Dunia 2026 melalui game EA Sports FC. Menariknya, hasil simulasi tersebut memprediksi Spanyol akan keluar sebagai juara dunia pada edisi 2026.
Prediksi ini langsung menarik perhatian publik karena EA Sports memiliki catatan yang cukup impresif dalam memprediksi pemenang Piala Dunia. Dalam empat edisi terakhir, simulasi mereka berhasil menebak juara dengan tepat.
Pada Piala Dunia 2010, EA Sports memprediksi Spanyol sebagai juara dan hasilnya terbukti benar. Empat tahun kemudian, mereka kembali tepat dengan menjagokan Jerman sebagai kampiun Piala Dunia 2014. Prediksi akurat tersebut berlanjut pada edisi 2018 ketika Prancis berhasil mengangkat trofi, serta Piala Dunia 2022 yang dimenangkan Argentina.
Kini, menjelang Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, simulasi terbaru EA Sports FC kembali menunjuk Spanyol sebagai tim yang akan meraih gelar juara dunia.
Prediksi tersebut dinilai cukup masuk akal mengingat performa Spanyol dalam beberapa tahun terakhir. Tim Matador tampil impresif dengan generasi muda berbakat seperti Lamine Yamal, Pedri, Nico Williams, dan Rodri yang menjadi motor permainan mereka. Setelah sukses menjuarai Euro 2024, Spanyol kini dianggap sebagai salah satu favorit utama untuk menjuarai Piala Dunia 2026.
Meski demikian, persaingan menuju gelar juara dipastikan tidak mudah. Negara-negara kuat seperti Prancis, Argentina, Brasil, Inggris, dan Jerman tetap menjadi kandidat serius untuk merebut trofi paling bergengsi di dunia sepak bola.
Dengan rekam jejak empat prediksi beruntun yang akurat, banyak pecinta sepak bola penasaran apakah EA Sports akan kembali membuktikan ketepatan simulasi mereka pada Piala Dunia 2026 nanti. Namun seperti yang sering terjadi dalam sepak bola, kejutan selalu bisa terjadi di lapangan.
Menurut pembaca, siapa yang akan menjadi juara Piala Dunia 2026? Apakah Spanyol sesuai prediksi EA Sports, atau justru tim lain seperti Prancis, Argentina, Brasil, Inggris, maupun Jerman? Tuliskan pendapat Anda di kolom komentar!