MANADO, Sulutzone.com – Persma 1960 Manado resmi tergabung di Grup S Babak 32 Besar Liga 4 Nasional Piala Presiden 2025/2026. Kepastian tersebut diumumkan melalui hasil pembagian grup yang dirilis panitia pelaksana kompetisi nasional.
Tim berjuluk Badai Biru akan bersaing dengan tiga tim kuat lainnya, yakni Persikotas Kota Tasikmalaya (Jawa Barat), Persimaju Mamuju (Sulawesi Barat), dan PSP Padang (Sumatera Barat).
Seluruh pertandingan Grup S akan berlangsung di Stadion Mandala Krida, Kota Yogyakarta, yang menjadi salah satu venue pelaksanaan babak 32 besar Liga 4 Nasional musim ini.
Keberhasilan Persma menembus fase 32 besar menjadi pencapaian membanggakan bagi sepak bola Sulawesi Utara. Sebagai wakil Sulut, Persma berhasil menunjukkan konsistensi performa sejak putaran regional hingga putaran nasional.
Persma kini menghadapi tantangan yang lebih berat. Persikotas Tasikmalaya dikenal sebagai salah satu tim tradisional Jawa Barat yang memiliki pengalaman kompetitif cukup baik. Sementara Persimaju Mamuju dan PSP Padang juga tampil impresif sepanjang babak sebelumnya sehingga diprediksi menjadi lawan yang tidak mudah ditaklukkan.
Dengan format kompetisi yang ketat, setiap poin akan sangat menentukan peluang tim untuk lolos ke babak 16 besar. Persma dituntut tampil maksimal sejak laga perdana agar mampu menjaga peluang melangkah lebih jauh.
Manajemen, pelatih, dan para pemain berharap dukungan masyarakat Sulawesi Utara terus mengalir selama perjuangan tim di Yogyakarta. Semangat dan doa dari para pendukung diyakini menjadi motivasi tambahan bagi skuad Badai Biru untuk mengharumkan nama daerah di kancah sepak bola nasional.
Persma 1960 sendiri merupakan salah satu klub bersejarah di Indonesia yang pernah tampil di kasta tertinggi sepak bola nasional. Kini, klub kebanggaan Kota Manado tersebut berupaya menorehkan prestasi baru dan membuka jalan menuju level kompetisi yang lebih tinggi.
Babak 32 Besar Liga 4 Nasional diprediksi berlangsung sengit karena mempertemukan tim-tim terbaik dari berbagai provinsi di Indonesia. Persma pun diharapkan mampu menunjukkan karakter permainan khas Sulawesi Utara serta membawa pulang hasil terbaik dari Yogyakarta.