MANADO – Gemuruh sorak-sorai suporter memecah keheningan Stadion hari ini saat Persma 1960 Manado resmi menasbihkan diri sebagai jawara di kancah sepak bola Sulawesi Utara. Tim berjuluk Badai Biru ini sukses mengangkat trofi Liga 4 Piala Gubernur Sulut 2026 setelah menumbangkan perlawanan sengit Bolsel FC dengan skor meyakinkan 2-0.
Brace Herrie Lontoh: Sang Predator Nomor 13
Pertandingan final yang berlangsung dengan tensi tinggi ini menjadi panggung pembuktian bagi sang striker tajam, Herrie Lontoh. Sempat tertahan tanpa gol di babak pertama, Persma 1960 baru bisa memecah kebuntuan pada paruh kedua.
Menit ke-58: Memanfaatkan umpan matang dari tendangan sudut, pemain bernomor punggung 13 ini mampu melepaskan sundulan terukur yang gagal dihalau kiper lawan. Stadion langsung bergemuruh!
Menit ke-70: Belum puas dengan satu gol, Herrie kembali menunjukkan insting membunuhnya. Melalui skema serangan balik cepat, ia menggandakan keunggulan sekaligus mengunci kemenangan bagi Persma.
Kebangkitan Sang Legenda
Kemenangan ini bukan sekadar gelar juara biasa. Bagi para pendukung setia, ini adalah simbol kebangkitan Persma 1960 Manado di kancah sepak bola regional. Dengan disiplin pertahanan yang kokoh dan efektivitas serangan yang mematikan, anak-anak asuh Persma membuktikan bahwa mental juara masih mengalir kuat di nadi mereka.
Dalam seremoni penyerahan piala, tampak para pemain merayakan kemenangan dengan penuh emosional dan penuh kebahagiaan.
Chief Marketing Officer (CMO) PERSMA 1960 Manado Meivo Rumengan juga mengatakan bahwa dengan kerja keras dan kekompakan inilah yang membuat Persma jadi tak terkalahkan;
" Ini adalah hasil kerja keras seluruh tim. Herrie tampil luar biasa hari ini, tapi kemenangan ini adalah milik seluruh masyarakat Manado. Saya sudah katakan, PERSMA takkan terkalahkan. Berkali-kali saya selalu katakan itu dan ditambah semangat dari Gubernur Sulut kita Bpk Yulius Selvanus Komaling yang juga penggila bola, membuat kita semakin yakin untuk menatap putaran nasional " Ujar Meivo Rumengan.
Dengan hasil ini, Persma 1960 Manado tidak hanya membawa pulang trofi dan hadiah uang tunai sebesar Rp 35.000.000, tetapi juga mengukuhkan dominasi mereka sebagai tim yang patut disegani di Liga 4 musim ini.