SPORT, SULUT ZONE -- Kejutan besar terjadi di dunia sepakbola saat Chelsea dan Mauricio Pochettino secara tiba-tiba mengumumkan perpisahan mereka setelah berakhirnya Premier League pekan lalu.
Keputusan ini menggemparkan banyak pihak karena Pochettino baru saja menyelesaikan satu musim penuh sebagai pelatih Chelsea dan berhasil membawa tim menuju finis di zona Eropa, ditandai dengan lima kemenangan beruntun.
Cesc Fabregas, mantan pemain Chelsea, termasuk salah satu yang terkejut dengan keputusan tiba-tiba ini.
Baca Juga: Persib Bandung Larang Suporter Madura United Hadir di Final Liga 1
Fabregas bahkan sempat mengunjungi pusat latihan klub di Cobham pada akhir pekan tersebut dan melihat bahwa semuanya berjalan baik-baik saja.
Tidak ada tanda-tanda bahwa Pochettino akan meninggalkan klub.
Dalam sebuah wawancara dengan BBC, Fabregas mengungkapkan kekagetannya atas perpisahan tersebut.
Baca Juga: Francisco Rivera Waspada Hadapi Persib Bandung di Final Liga 1 2023/2024
Ia menjelaskan bahwa saat kunjungannya ke Chelsea, suasana di klub terasa menyenangkan dan santai.
Fabregas bahkan menghabiskan waktu 1,5 jam bersama Pochettino, berdiskusi tentang sepakbola, dan bertemu dengan beberapa rekan setim lama.
Fabregas menyatakan bahwa Pochettino sangat ramah dan menyambutnya dengan baik selama kunjungannya.
Baca Juga: Potensi Kedatangan Pemain Naturalisasi Baru untuk Timnas Indonesia: Calvin Verdonk dan Jens Raven
Atmosfer yang tercipta di Cobham terasa positif dan tenang, sehingga Fabregas merasa terkejut dengan keputusan mendadak untuk berpisah tersebut.
Kesimpulannya, kepergian Pochettino dari Chelsea merupakan kejutan bagi banyak pihak, termasuk para pemain dan staf klub.