"Kita kenal satu sama lain. Kami pernah bermain sepakbola bareng sebelumnya, tapi kita sering bertemu saat kursus yang kami ikuti," ungkapnya.
"Di pelatihan itu dibagi menjadi kelompok. Dari 20 orang, ada empat kelompok yang terdiri dari lima orang dan kami satu kelompok jadi kami mengenal satu sama lain," tandas Pastoor.
Di sisi lain, Pastoor memang punya pengalaman banyak melatih sebelumnya, seperti sempat menukangi klub elit Belanda: NEC Nijmegen, Slavia Praha, AZ Alkmaar, dan Almere City.
Pastoor bersama Kluivert dan Landzaat akan mulai memimpin laga Timnas Indonesia pada Maret 2025 mendatang pada laga melawan Australia dan Bahrain di ajang Kualifikasi Round 3 Piala Dunia.
Artikel Terkait
Ahsan/Hendra Tampil Memukau, Lolos ke 16 Besar Indonesia Masters 2025
Kenangan dan Warisan Coach STY yang Bakal Dirindukan Jelang sang Mantan Pelatih Tim Garuda Itu Pulang Kampung ke Korsel
Kronologi Manajer Timnas Indonesia Sumarji Beri Surat Pemecatan PSSI ke STY hingga Kebijakan FIFA Soal Etika Kontrak Pelatih Sepak Bola
Pilu Coach STY Pasca Dipecat PSSI Dibongkar Mantan Asisten Pelatih Garuda Kim Jong-jin: Seperti Diminta Pergi Secepat Mungkin